Hujan Deras, Air Pasang Naik, Jembatan Kayu Penghubung Desa Penarik Dengan Desa Malar Rusak

Hujan Deras, Air Pasang Naik, Jembatan Kayu Penghubung Desa Penarik Dengan Desa Malar Rusak

Selingga.com (05/09) Daik. Akibat curah hujan yang cukup tinggi dan juga air pasang pada Sabtu (05/09) tadi, jembatan penghubung dari Desa Penarik ke Desa Mala, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, hampir putus. Keadaan ini membuat beberapa kendaraan roda tiga dan empat tidak dapat melewati akses jalan tersebut. Akibatnya beberapa kendaraan terpaksa harus parkir di pinggir badan jalan di sekitar lokasi jembatan tersebut.

Mardian, salah seorang warga Dabo Singkep yang akan ke Daik melalui Desa Penarik, terpaksa harus dijemput oleh mobil dari arah Kota Daik untuk bisa sampai ke tujuannya. Sementara kendaraan yang ditumpanginya dari Desa Penarik, harus kembali lagi ke desa tersebut.

Hujan Deras, Air Pasang Naik, Jembatan Kayu Penghubung Desa Penarik Dengan Desa Malar Rusak

“Kita sangat menyayangkan karena jembatan ini merupakan jembatan penghubung dan sangat vital, sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Jadi, ini harus segera diperhatikan karena ini menyangkut dengan perekonomian masyarakat dan juga sebagai jalan penghubung bagi masyarakat untuk ke pusat pemerintahan di Daik,” kata Mardian.

Mardian

Sementara ini, tidak ada korban jiwa atau harta dari rusaknya jembatan kayu penghubung antarkedua desa tersebut. Sejauh ini, akses darat dari Desa Penarik ke pusat pemerintahan di Daik memang harus melewati jembatan tersebut. Urat nadi perekonomian juga bergantung dengan akses jalan yang ada karena arus penumpang dan barang yang masuk dari Kapal Ro-Ro dan spead penumpang yang keberadaannya berada di Desa Penarik. (Im).

Read Previous

Desa Bendahara, Kecamatan Posek Gelar Peresmian Sebagai Desa Persiapan

Read Next

Sedang Nikmati Liburan, “NJ” Terseret Arus Sungai Lubuk Fatimah di Daik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *