"Jemput Bola" Ala Disduk Capil Masih Terbentur Dana

Selingga.com (11/02) Dabo. Pelayanan langsung yang melekat pada Disduk Capil (Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil) Lingga telah berusaha melaksanakan fungsi nya dengan terjun langsung guna melakukan agenda jemput bola dalam mempermudah penyelesaian pelayanan Administrasi kependudukan.
Namun Keterbatasan dana selalu menjadi alasan klasik di dalam penerapan agenda kerja yang ada. Begitu juga dengan terobosan jemput bola “ala Disduk Capil” yang menggunakan dana APBN tersebut dipandang tidak begitu maksimal karena keterbatasan jumlah dana yang ada. Hal ini dikeluhkan Ayuzar selaku Kadisduk Capil kepada pihak media pada Kamis (11/02) diruangan kerja nya.
” Untuk pelayanan langsung ini,kita menggunakan sistem jemput bola. Langsung turun ke desa untuk membantu mempermudah penyelesaian pelayanan administrasi kependudukkan di desa. Tetapi kami tidak bisa memaksa,karena dana kita yang ada hanya segitu. Bagaimanalah.Seperti tahun lalu kita ada dana sekian,kami turunlah sesuai dengan pagu yang ada. Tahun 2016 ini pun,Insya Allah kita akan jemput bola lagi untuk turun kedesa. Nama programnya adalah “Pelayanan Langsung Administrasi Kependudukan”. Kami akan turun. Tetapi itulah tadinya,masalah dana. Untuk tahun lalu kami turun ke desa yang baru dimekarkan.”Kata Ayuzar.
Diruangan yang sama, Wahyu Eka Putra selaku Kabid Kependudukan menambahkan kalau dalam pelaksanaannya belum ditemui kendala yang berarti.
“Program turun ke desa kemarin itu sekitar 14 desa hasil dari pemekaran di Kecamatan Senayang. Memang sementara ini,daerah yang jauh kita prioritaskan. Kalau untuk tingkat kesulitan,tidak juga. Karena mungkin juga perangkat kita agak lambat dalam verifikasi untuk penyesuaian data dengan KK (Kartu Keluarga) nya. Makanya kita bantu biar lebih cepat. Kalau untuk KK tidak ditempat. Kita sekarang ini penyesuaian administrasi saja ditempat.”Kata Wahyu Eka Putra yang selalu diminta memberikan penjelasan oleh Kadisduk Capil kepada pihak media siang itu.
Begitu juga ketika Kadisduk Capil tersebut diminta untuk memberikan himbauan kepada masyarakat,hal tersebut diwakili oleh Kabid Kependudukannya.
” Untuk masyarakat yang belum punya KTP,agar mengurus cepat. Begitu juga yang punya KTP Non Elektronik,agar cepat mengubah ke Elektronik. Dan yang harus masyarakat ingat itu,harus mengutip dokumen KK nya dengan data yang dimiliki. Kalau tidak sesuai,secepatnya dilakukan perubahan.”Papar Wahyu Eka Putra.
Yang jelas nya program “jemput bola” ala Disduk Capil ini sangat membantu masyarakat Kabupaten Lingga yang geografis nya terdiri dari pulau-pulau dan jauh dari pusat pemerintahan. Jangan sampai kartu identitas diri tersebut menjadi sesuatu yang mahal dan sulit untuk didapatkan karena pengaruh jarak dan biaya transportasi dalam pengurusan.(Im)

Read Previous

HOLIJAYA FITNESS Alternatif Baru Buat Yang Ingin FIT

Read Next

Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia Cabang Tanjungpinang Kunjungi MTs Negeri Singkep

2 Comments

  • Barang lama , baru disibukkan diakhir jabatan, , ,hehehe. . .

  • Program lama , terlambat yaa ?

Leave a Reply to Anak Negeri Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *