Pecahan 1000 Dollar Singapura Hebohkan Warga Desa Sedamai

1

Selingga.com – Warga Desa Sedamai Kecamatan Singkep Pesisir dihebohkan pada pagi Kamis ( 13/08 ) tadi dengan ditemukan uang pecahan 1.000 dolar Singapura.Lokasi penemuan tepatnya di sekitar pesisir pantai Neraca Desa Sedamai Kecamatan Singkep Pesisir. Di duga pecahan uang seribuan dollar itu berasal dari salah satu warga desa tersebut yang baru meninggal sekitar 20 hari yang lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Tomi,salah satu warga Nerakak Desa Sedamai kepada pihak media.Sebelum nya keluarga dari almarhum yang kemudian di ketahui bernama Haji Daud membersihkan tempat kediaman almarhum.Sampah yang di kumpulkan tersebut kemudian di buang ke laut yang memang tidak jauh dari kediaman almarhum.Disinilah kemungkinan yang diduga sampah dan kertas adalah pecahan asli mata uang Singapura senilai 1000 dollar yang diperkirakan sebanyak puluhan lembar.Pagi hari nya baru disadari bahwa sampah yang telah di buang tersebut adalah uang.

” Awalnya pihak keluarga menyangka kantong-kantong tersebut berisi sampah dan serbuk kayu, tetapi keesokkan harinya baru ada yang menyadari kalau yang dibuang itu adalah uang dollar,” ujar Tomi, kepada pihak media.

Masih menurut Tomi,kalau sebelumnya pihak keluarga almarhum Haji Daud membersihkan salah satu ruangan di rumah almarhum.Selama ini tidak ada satupun keluarganya baik anak maupun istrinya yang masuk keruangan itu kecuali almarhum. Dan itu sudah berlangsung lama.Namun setelah almarhum telah meninggal sekitar 20 hari, keluarga dan anak-anak almarhum membersihkan ruangan yang ada tersebut. Saat ingin membersihkan ruangan tersebut keluarga memanggil beberapa saksi keluarga dan perangkat Desa, RT dan RW, karna kuatir ada sesuatu yang tidak diinginkan,mengingat semasa hidup nya hanya almarhum yg boleh memasuki ruangan tersebut.

Dan ketika membersihkan ruangan tersebut keluarga yang disaksikan oleh beberapa warga dan perangkat desa tidak menemukan apa-apa hanya menemukan kantong-kantong yang berisi serbuk kayu. Karna hanya berisi serbuk kayu akhirnya keluarga membuang benda-benda tersebut ke laut atau pantai di sekitar tempat tinggal almarhum.Namun besok paginya salah satu anak dari desa tersebut yang bersekolah di SD menemukan kertas-kertas berterbangan dan membawa kertas tersebut dan dijadikan mainan disekolah nya.

Awalnya warga yang menyaksikan tingkah polah anak SD tersebut hanya menyangka kalau itu merupakan uang monopoli,dan ketika di cek ternyata kertas tersebut adalah lembaran uang asli.mereka mengira itu mainan uang monopoli tapi setelah dicek ternyata kertas tersebut adalah uang asli.( Im )

1 KOMENTAR

Tinggalkan balasan