Printer Cetak Paspor di Imigrasi Dabo Telah Beroperasi Kembali

Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap saat diwawancara pihak media

Selingga.com (04/11) Dabo. Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep beberapa waktu yang lalu sempat mengalami kendala pada pelayanan penyelesaian cetak paspor yang diakibatkan oleh rusaknya mesin printer cetak paspor mereka. Namun, saat ini pihak Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep itu telah kembali bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (03/11) tadi di Dabo. Meski sebelumnya mengalami kerusakan printer cetak, namun pelayanan berkas permohonan, seperti pengambilan sidik jari dan foto biometrik, tetap berjalan sebagaimana biasanya.

“Selain kendala printer cetak kita kemarin itu, sampai sekarang alhamdulillah tidak ada kendala. Printernya sudah diperbaiki dan bisa beroperasi kembali,” kata Nayaka Duta Harahap.

Printer Cetak Paspor di Imigrasi Dabo Telah Beroperasi Kembali

Disinggung tentang pengawasan terhadap orang asing, Nayaka Duta Harahap mengatakan kalau pihaknya sudah melakukan pemantauan dan mendatangi tempat tinggal yang bersangkutan.

“Kalau terhadap pengawasan orang asing, kita tetap jalan. Alhamdulillah pemantauan kita berjalan dengan baik. Kita juga sudah mendatangi rumah-rumah penduduk yang ada orang asingnya. Kalau di sini, kan orang asing itu berupa penyatuan keluarga. Suaminya orang asing, istrinya orang Indonesia, itu pada umumnya,” jelas Nayaka Duta Harahap.

Printer Cetak Paspor di Imigrasi Dabo Telah Beroperasi Kembali

Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep itu menambahkan kalau keberadaan orang asing tersebut telah dilengkapi dengan dokumen yang ada.

“Kalau tenaga kerja asing, ada. Ada 2 orang dan itu terdata semua. Kalau temuan, sejauh ini belum ada. Orangnya ada di lokasi dan mempunyai dokumen keimigrasian yang lengkap,” kata Nayaka Duta Harahap.

Terakhir, ketika disinggung sejauh apa pengaruh Covid terhadap kepengurusan paspor di wilayah kerjanya tersebut, Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep ini mengatakan kalau untuk pengurusan paspor di masa pandemik Covid-19 saat ini, menurun dratis.

“Jauh sekali, apalagi Singapura dan Malaysia masih tutup. Untuk pengurusan paspor juga menurun drastis. Bahkan seminggu juga belum tentu ada. Mereka juga kalau bikin paspor, mau kemana,” jelas Nayaka Duta Harahap.

Printer Cetak Paspor di Imigrasi Dabo Telah Beroperasi Kembali

Sementara itu untuk saat ini, bangunan kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep sedang dilakukan renovasi. Aktivitas perkantoran sementara terlihat dipindahkan di gedung sebelah yang sebelumnya berfungsi sebagai Rumah Detensi Imigrasi atau berfungsi sebagai tempat penampungan sementara bagi orang asing yang melanggar Undang-Undang Imigrasi. (Im).

Read Previous

Peringati HDKD di Masa Pandemik, Lapas Kelas III Dabo dan Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Bagikan Masker dan Vitamin

Read Next

Komisi IV DPRD Kepri Kunker di Lingga, Komitmen Berikan Dukungan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *