Puisi yang Kutulis Satu Hari sebelum Kiamat

Sastra67 Views
banner 468x60

Puisi yang Kutulis Satu Hari sebelum Kiamat
———————————————

Besok kiamat,
Hari
ini
semuanya
masih
seperti biasa.

Nafsu terus saja menggunung,
masih juga merangkak,
memanjat mencari kata tinggi,
Hingga langit tak kuasa lagi memberi
batasnya.

Jejak keserakahan
masih terus membekas lekat,
pada setiap goresan sejarah,
Budaya,
Norma,
hingga agama.

Orang-orang tidak lagi bercerita tentang ruang yang hilang,
Karena merekalah yang membuang sekatnya,
Hingga dinding kekuasaan menjadi altar pemujaan,
dan keabadian ada di dalamnya.

Satu hari sebelum kiamat.
Puisi ini akan kubacakan esok harinya di hadapan Penciptaku,
Di dalamnya penuh dengan nama-nama pejabat, cerdik pandai, pengusaha, akademisi, politikus, budayawan hingga penjahat.
Juga ada namamu,
Nama orang-orang yang fasih ayat-ayat dan bersujud siang dan malam,
Hingga keningnya menyatu dengan sebuah pembenaran.

Besok kiamat,
Aku juga akan membaca puisi,
Tentang aku.

 

 

Alang Dilaut,
Dabo Singkep, 11/06/2026

banner 325x300
Baca juga :   Amuk Dang Jebat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rekomendasi Berita untuk Anda :