Temulawak Menolak Tawaran Puisi Karya Dzakwan Ali

Sastra26 Views
banner 468x60

Temulawak Menolak Tawaran

di kampung Temulawak

rakyat menolak pencitraan

pada setiap kegiatan warga

berbondong-bondong kepala desa

beserta tukang calo

 

hal-hal basi dibahas lagi

ruang anak-anak penuh teka-teki

aku mengamati gerak-gerik penguasa desa

merancang masa jabatan, mengaitkan kepentingan

 

di depan balai desa

mengobral harapan

di ruang rapat

merancang strategi jahat

 

“cukup kita yang tau”

“jika warga protes kita kasih akses”

jika tidak kita poles

dengan bantuan-bantuan ringan

yang penting laporan aman

kerja-kerja pencitraan

 

pengabdian dijadikan alat politik

rakyat semakin panik

para pemdes berlomba-lomba menarik

pungutan-pungutan sistematik

 

Purwakarta, 10 Juni 2026

 

Kacung-kacung Politik

aku menatap layar beranda

postingan demo viral, di jantung harapan rakyat

menyuarakan kecemasan negeri

menuju bangsa yang ngeri

 

wakil rakyat sibuk mendesak hak

tuan gizi memanfaatkan buzzer politik

mafia tanah terus berulah

warganet berkomentar, para pemuja berkoar-koar

 

suara-suara di jalan begitu bising

diblokade kacung-kacung pecundang

dihiasi dengan alat pengaman dan senjata

sedangkan pendemo membawa aspirasi keadilan

 

mau dibawa kemana negeri ini

bila pejabat semakin abai

pada kebebasan

kewenangan rakyat

 

Purwakarta, 14 Juni 2026

 

 

 

Tuan Ceplas-ceplos

kami turun ke jalan

menyuarakan kegundahan pidato tuan ceplas-ceplos

ruang sidang sesak tuntutan

rakyat dijadikan sasaran

 

sedangkan petinggi asyik mengantongi tunjangan

menutup kebenaran

program cepat saji

bagi-bagi kursi

gudang para politisasi

masa depan digadaikan

mengumpat di tengah naik BBM

diam-diam membakar alam sadar

 

di mana hati nurani pemimpin

setiap hari kami diajari perihatin

para penguasa mengoyak nasib rakyat

menginjak insan yang bermartabat

 

Purwakarta, 14 Juni 2026

 

Dzakwan Ali

lahir di Indramayu. Penggagas komunitas Santri Menulis, Pendiri Latar Karya Temulawak. Duta Baca Kabupaten Indramayu tahun 2023, Pemuda Pelopor bidang seni dan budaya Indramayu 2024-2025. Menerbitkan 4 buku solo “Sejuta Rasa Cinta (Penerbit J-maestro) Berakit-rakit Untuk Bangkit (Penerbit Bookis) Sang Pengabdi (Penerbit Guepedia) Menapaki JejakMU (penerbit Gapura Pustaka)

Baca juga :   Puisi yang Kutulis Satu Hari sebelum Kiamat

Pembaca puisi di acara-acara. karya-karyanya terbit di media cetak dan online seperti:

koran Halaman Gelemaca Cirebon, Legok Media, Website Kebon Jambu, suara krajen, serumpun Bambu, Negeri Kertas, Majalah Horizon, parahyangan, sigap gemilang, media idestra, IG Residensi Sastra, erka pro, nongkrong id, Redaksi Peka, Majalah Apajake, Urupedia, Nyimpang, Tiras Times, Media Literasi Senja, Jurnal Puisi Cinta, redaksi Siniar, redaksi Potret, Riau Sastra, Media Disdik Purwakarta, Media Sastraku, Media Tebu Ireng, redaksi Sidogiri, Halaman Riau, Redaksi 7 detik, redaksi KBA News, Redaksi Sepenuhnya, Redaksi Serambi Kata, Redaksi Majelis Sastra Bandung, Likrakita, Sastra Tempur, Redaksi Disdik Jabar, Media Balai Pikir, Redaksi Halaman Belakang Belakang, Redaksi nulis dulu, Redaksi Bali Politika, Redaksi Maknakala, Redaksi Awin Buton dan koran Waspada.

Nomor Hp 083878764041

fb Dzakwan Ali senang

Ig@pengedaraksara

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rekomendasi Berita untuk Anda :