Selingga.com (10/07) Pekanbaru. Mahasiswa Kukerta FISIP Berdampak Universitas Riau melaksanakan kunjungan ke salah satu pelaku UMKM pengelola bunga telang pada Senin, 6 Juli 2026, di RW 7, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung pemanfaatan lahan pekarangan sebagai media budidaya bunga telang yang diolah menjadi minuman herbal bernilai ekonomi.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mengenal potensi ekonomi lokal yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui observasi dan diskusi bersama pelaku usaha, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai proses budidaya bunga telang, mulai dari penanaman, perawatan, pemanenan, hingga pengolahannya menjadi minuman herbal yang memiliki nilai jual.
Pelaku UMKM mengungkapkan bahwa usaha minuman teh bunga telang sereh yang dikelolanya telah dirintis selama kurang lebih dua bulan. Ide usaha tersebut berawal dari pemanfaatan bunga telang yang sebelumnya hanya menjadi tanaman hias di pekarangan rumah.

“Awalnya bunga telang di sekitar rumah hanya dijadikan tanaman hias. Saya mencoba mengolahnya menjadi minuman untuk konsumsi sehari-hari dan ternyata memberikan manfaat bagi tubuh. Setelah saya bagikan kepada tetangga, mereka juga menyukai rasanya. Dari situlah saya mulai berani memasarkan produk ini secara sederhana dari mulut ke mulut dan melalui WhatsApp,” ujar salah satu pelaku UMKM.
Selain menjadi peluang usaha rumahan, pelaku UMKM berharap usahanya dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dengan mendorong pemanfaatan lahan pekarangan menjadi lebih produktif. Namun, ia mengakui bahwa tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah pemasaran yang masih terbatas sehingga jangkauan produk belum dapat berkembang secara optimal.

Ke depan, pelaku UMKM berharap produk minuman herbal bunga telang yang dikembangkannya dapat diterima oleh masyarakat luas, khususnya di Kota Pekanbaru. Bahkan, ia memiliki harapan agar minuman berbahan dasar bunga telang tersebut dapat menjadi salah satu minuman khas yang dikenal sebagai produk unggulan daerah.
Melalui kunjungan ini, Mahasiswa Kukerta FISIP Berdampak Universitas Riau memperoleh pengalaman langsung mengenai praktik pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bahwa pemanfaatan lahan pekarangan yang sederhana dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. (Red/ Siti Junisah).











