Selingga.com (03/06) Lingga. Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan visitasi di SMKN 1 Lingga dalam rangka proses pembukaan Program Keahlian Agribisnis Tanaman dengan Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (2/6/2026) tersebut merupakan bagian dari tahapan verifikasi lapangan setelah sebelumnya pihak sekolah mengajukan permohonan pembukaan program keahlian baru melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau.
Tim visitasi dipimpin oleh Syamsurijal Salim selaku verifikatordari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dan didampingi oleh Mahdiansyah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan KabupatenLingga Provinsi Kepulauan Riau.. Kegiatan ini turut dihadirioleh seluruh majelis guru, tenaga kependidikan, serta Komite Sekolah.

Dalam pelaksanaannya, tim visitasi melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek kesiapan sekolah, meliputi kurikulum, sarana dan prasarana, sumber daya pendidik, dokumenpendukung, dukungan masyarakat, serta peluang kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Kepala SMKN 1 Lingga, Syafitriandy, menyampaikan harapannya agar kegiatan visitasi ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang positif sehingga Program Keahlian Agribisnis Tanaman dengan Konsentrasi KeahlianAgribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura dapat memperoleh persetujuan untuk dibuka pada tahun pelajaran mendatang.
“Visitasi ini merupakan bagian dari kelanjutan proses verifikasiberkas yang telah kami ajukan melalui PTSP. Kami berharaphasil visitasi ini sesuai dengan harapan bersama, yaitu disetujuinya pembukaan program keahlian baru yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syafitriandy menjelaskan bahwa program keahlian yang diusulkan memiliki relevansi yang kuat dengan arah pembangunan nasional maupun daerah. Program tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendukung prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam RKPD Kabupaten Lingga, khususnya pada sektor ketahanan pangandan pengembangan pertanian.
Menurutnya, SMKN 1 Lingga memiliki kesiapan yang cukup untuk membuka program keahlian baru tersebut. Saat ini sekolah telah memiliki Program Keahlian Agribisnis Ternakdengan Konsentrasi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansiayang telah berjalan dengan baik. Selain itu, sekolah juga telahmenjalin kerja sama dengan sejumlah Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di Batam dan Tanjungpinang sebagai mitra pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi peserta didik.
Sementara itu, Ketua Komite SMKN 1 Lingga, Suyadi, menyampaikan dukungan penuh atas pembukaan program keahlian baru tersebut. Menurutnya, keberadaan Program Keahlian Agribisnis Tanaman sangat sesuai dengan kondisisosial, budaya, dan potensi ekonomi masyarakat setempat.
“Kami selaku perwakilan orang tua siswa sangat mendukung pembukaan Program Keahlian Agribisnis Tanaman ini. Program ini sangat relevan dengan karakteristik masyarakat Desa Bukit Langkap dan Desa Kerandin yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan. Kami berharap lulusan nantinya dapat mengembangkan potensi daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lingga,” ujarSuyadi.
Ia berharap kehadiran program keahlian tersebut dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi daerah, meningkatkan keterampilan di bidang pertanian modern serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, SMKN 1 Lingga diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap terjun ke dunia kerjamaupun berwirausaha di bidang agribisnis. Program ini juga diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.
Kegiatan visitasi berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh warga sekolah. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan dunia industri, serta seluruh pemangku kepentingan, SMKN 1 Lingga optimistisProgram Keahlian Agribisnis Tanaman dengan Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura dapat segera memperoleh persetujuan dan dibuka pada tahun pelajaran mendatang. (Red).











