Selingga.com (23/04) Dabo. Film pendek Mak, Alang Balek produksi StayAlive Production House belum juga tayang meski semula direncanakan rilis pada momen Hari Raya Idul Fitri 2026. Penundaan pengumuman itu terungkap dalam podcast Inidie Channel yang digelar di Selaras Beach, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga.
Dalam podcast yang dipandu Bung O, tim produksi dan pemeran utama membahas kendala yang menyebabkan penundaan. Ricky Ardiansyah dari StayAlive menyatakan ada sejumlah masalah teknis yang perlu disempurnakan. “Awalnya memang kita targetkan tayang saat Lebaran 2026, tapi ada beberapa hal teknis dan proses yang harus kita sempurnakan dulu,” kata Ricky. Ia menegaskan pihak produksi ingin memastikan kualitas film maksimal sebelum dipublikasikan.
Keunikan produksi ini adalah keterlibatan wartawan lokal sebagai pemeran utama. Ruslan, salah satu pemeran, mengakui berakting bukan hal mudah bagi yang terbiasa meliput berita, namun hal itu justru menambah kejujuran cerita. Produksi juga melakukan syuting di rumah warga, yang menurut Ricky menimbulkan tantangan waktu dan kondisi, sekaligus menambah kedekatan dengan realitas cerita.
Naskah karya Alang mengangkat kisah sederhana tentang kehidupan, perjuangan, dan kebaikan kecil yang berdampak besar. “Ini bukan sekadar film, tapi refleksi kehidupan. Banyak hal kecil yang sering kita abaikan, padahal itu bisa berdampak besar,” ujar Alang.
Meski tertunda, tim memastikan Mak, Alang Balek akan dirilis melalui kanal YouTube Inidie Channel. Jadwal tayang baru belum diumumkan; pihak produksi hanya menegaskan akan menunggu hingga kualitas final dinilai layak ditonton.(red)








