Hasil "Operasi Ketupat Seligi 2018" dipaparkan di Rupatama Polres Lingga

Lingga66 Views
banner 468x60

Selingga.com (26/06) Dabo.Pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2018 dalam wilayah hukum Polres Lingga,telah selesai dengan ditandai pelaksanaan Apel Konsilidasi pada Senin (25/06) tadi di halaman Mapolres Lingga dan dilanjutkan dengan video conference analisis kejadian-kejadian maupun dinamika masyarakat selama pelaksanaan operasi tersebut diseluruh Indonesia.
Selama pelaksanaan di Lingga,untuk tindak kriminalitas tidak ada.Hanya untuk laka-lantas yang ada sebanyak 4 kejadian selama pelaksanaan operasi tersebut.
“Khusus untuk Polres Lingga,selama Operasi Ketupat seligi 2018 yang dilaksanakan di wilayah hukum Polres Lingga,laka-lantas terjadi sebanyak 4 kali.Dengan korban meninggal dunia sebanyak 1 orang,laka tunggal.Sisanya korban luka berat dan luka ringan.Untuk laka kriminalitas tidak ada.Curat,curas,pencurian dan penggunaan senjata api,begal dan sebagainya,tidak ada.Untuk laka perairan,satu,yang kemarin terjadi pada hari Minggu (24/06).” Kata Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho S.I.K,M.T pada press release yang dilaksanakan pada Senin (25/06) tadi di Mapolres Lingga.
Selain itu,pihak Polres Lingga juga memantau jumlah kedatangan dan keberangkatan pada arus mudik selama pelaksanaan operasi yang ada.

Press release yang dilaksanakan pada Senin (25/06) tadi di Mapolres Lingga.

“Untuk data yang sangat penting juga,dimana kita sudah mendata juga jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang dari pelabuhan Ro-Ro Jagoh dan Bandara.Untuk yang berangkat dari Lingga sebanyak 8.691 orang dan yang datang jumlahnya 13.055 orang.” Kata Kapolres Lingga.
Disamping jumlah orang,pihak Polres juga mendata kendaraan yang keluar masuk ke Lingga selama berjalannya operasi tersebut.
“Untuk yang berangkat dari Lingga ke luar,untuk motor ada 182 unit,mobil 51 unit dan roda 6 sebanyak 20 unit.Total keseluruhan kendaraan yang ke luar Lingga mencapai 253 unit.Untuk kendaraan yang masuk ke Lingga,motor sebanyak 657 unit,mobil 117 unit,roda 6 sebanyak 36 unit dengan total keseluruhannya sebanyak 810 unit kendaraan.Kalau kit bandingkan dengan 810 kendaraan yang datang dengan yang berangkat sebanyak 253 unit,berarti ada penambahan kendaraan.Ini harus kita dukung,siapa tahu sudah mulai ada pergerakan perekonomian yang ada di Lingga.” Papar Kapolres Lingga ini.
Tidak hanya berhenti sampai di arus penumpang dan kendaraan,pihak Polres Lingga juga memantau langsung perkembangan dari harga sembako selama masa berjalanannya operasi tersebut.
“Disini kita dapatkan bahwa tidak ada perubahan yang sangat signifikan.Dari 26 jenis bahan pokok,ada 3 item yang mengalami kenaikan harga.Diantaranya adalah cabe merah kriting dari harga Rp. 44.000/kilo,naik menjadi Rp. 48.000/kilo.Berarti naik Rp. 4.000,itu naik 1,97%.Yang keduanya daging sapi segar,dari Rp. 140.000/kilo nya,naik menjadi Rp. 147.000.Mengalami kenaikan Tp. 7.000,berarti persentasenya 2,65% mengalami kenaikan.Dan yang terakhir daging ayam.Dari Rp. 41.000/kilo,naik menjadi Rp. 45.000/kilo.Mengalami kenaikan menjadi Rp. 4.000,persentase nya 1,43%.Secara umum,stabilitas harga pangan di Lingga baik.” Kata AKBP Joko Adi Nugroho S.I.K,M.T dalam press release tersebut.
Untuk pengamanan dalam kota pun,Polres Lingga telah melaksanaan pelaksanaan secara maksimal selama berjalannya operasi yang ada.
“Kemarin kita pun sering melaksanakan operasi gabungan bersama dengan pihak Koramil,Lanal,Satpol-PP dan seluruh Instansi terkait,setiap hari,setiap malam.Kita tingkatkan pengamanan kota Dabo dan Daik,supaya aman.Termasuk objek vital,kita jaga juga.Termasuk kegiatan-kegiatan yang ada di rumah-rumah tempat ibadah,sampai dengan pelaksanaan sholat Ied.Alhamdulillah tidak terjadi apapun disini.Jadi kita garis bawahi bahwa sinergitas TNI-Polri dan unsur Pemerintahan yang ada,Alhamdulillah bisa dimaksimalkan dengan baik.Masyarakat pun tidak perlu cemas.” Kata Kapolres Lingga ini.
Pelabuhan Jagoh pun menjadi bagian dalam agenda dalam Operasi Ketupat Seligi tahun ini.Mengingat perannya yang strategis sebagai pintu masuk untuk wilayah Lingga.Da rekayasa buka-tutup arus telah terlaksana dengan baik.
“Kami dari Polres Lingga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besar nya kepada seluruh instansi yang terkait,TNI,Koramil,Lanal,Perhubungan,Satpol-PO,Dinas Kesehatan,Syahbandar,BMKG,Bandara,PU,Bazarnas serta masyarakat.Karena inilah kerja sama yang paling maksimal yang telah dilaksanakan.Karena kami tidak bisa bekerja sendiri.” Papar Kapolres Lingga ini dihadapan pihak media pada press release saat itu.(Im).

banner 325x300
Baca juga :   Kapolres Lingga," Bentrok Terjadi Ialah Masa Perusuh Dan Memakan Korban 7 Orang"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *