Kelompok KUKERTA FBN 40 UNRI 2026 Gelar Pelatihan Bisnis UMKM

NASIONAL26 Views
banner 468x60

Selingga.com (07/7/2026) Pekanbaru. Mahasiswa Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau Kelompok 40 melaksanakan salah satu program kerja yang berfokus pada pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan Pelatihan Bisnis UMKM dengan tema “Strategi Promosi Produk UMKM untuk Meningkatkan Penjualan di Era Digital.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Kantor Lurah Kampung Tengah, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Kampung Tengah, Samsahid, S.Sos., perangkat kelurahan, para pelaku UMKM, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau Kelompok 40. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing di era digital.

Dalam sambutannya, Samsahid menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Kukerta Kelompok 40 yang telah menghadirkan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Kelompok 40 yang telah memilih tema pelatihan ini. Saat ini pelaku UMKM memang perlu memahami cara memasarkan produk secara digital agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Kami berharap ilmu yang diberikan hari ini dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi perkembangan usaha masyarakat di Kelurahan Kampung Tengah,” ujarnya.

Kelompok KUKERTA FBN 40 UNRI 2026 Gelar Pelatihan Bisnis UMKM

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung perkembangan UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi. Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, penggunaan media sosial dan platform digital menjadi salah satu strategi yang dinilai efektif dalam memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan penjualan produk.

Dalam kegiatan tersebut, Syofiatul Safitri, S.Sos., M.AB. hadir sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai strategi promosi digital bagi UMKM. Materi yang diberikan meliputi pentingnya membangun identitas produk, menentukan target pasar, membuat konten promosi yang menarik, memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp Business, hingga membangun hubungan yang baik dengan pelanggan melalui media digital.

Baca juga :   Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers

Selain itu, narasumber juga memberikan berbagai tips praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para pelaku UMKM, seperti teknik mengambil foto produk menggunakan telepon genggam, membuat desain promosi yang sederhana namun menarik, menyusun caption yang mampu menarik perhatian calon konsumen, serta pentingnya konsistensi dalam mengunggah konten promosi di media sosial.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pemaparan materi hingga sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak peserta yang menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi dalam memasarkan produk, seperti kurangnya pengetahuan mengenai media sosial, kesulitan membuat konten promosi, hingga cara menarik pelanggan baru. Seluruh pertanyaan dijawab secara langsung oleh narasumber dengan solusi yang mudah dipahami dan dapat diterapkan.

Sebagai Koordinator Lapangan, Rizwan Irsyandi turut menyampaikan harapannya dalam sambutan pembukaan kegiatan. Ia mengatakan bahwa program kerja ini dirancang berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Kelurahan Kampung Tengah.

Kelompok KUKERTA FBN 40 UNRI 2026 Gelar Pelatihan Bisnis UMKM

“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan pengetahuan yang benar-benar bermanfaat bagi para pelaku UMKM. Semoga materi yang disampaikan dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan penjualan, serta memperluas pemasaran melalui media digital,” ujar Rizwan Irsyandi.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan manfaat yang nyata. Para pelaku UMKM tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai strategi pemasaran digital, tetapi juga termotivasi untuk mulai memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari pengembangan usaha mereka.
Melalui program kerja ini, Mahasiswa Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau Kelompok 40 berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan UMKM lokal agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu meningkatkan daya saing di era digital.

Baca juga :   Firdaus, Inspirator Pengusaha Media Siber

Kedepannya diharapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para pelaku UMKM sehingga mampu meningkatkan kualitas promosi, memperluas jangkauan pasar, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Kelurahan Kampung Tengah.

Penulis : Alya Zahra dan Inaya Septiani.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *