Polres Lingga Antisipasi 'Gejolak Sara' Di Lingga

Selingga.com (28/08) Dabo. Monitoring dan penggalangan terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat dan Pengurus FKUB dilakukan pihak Polres Lingga pada Rabu (28/08) tadi di Dabo. Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi kalau ada permasalahan tempat ibadah di Kabupaten Lingga.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi Nugroho S.I.K, M.T, kegiatan yang ada juga diikuti oleh Kasat Intelkam Polres Lingga, Kanit Intelkam Polsek Dabo Singkep, Kanit III SatIntelkam Polres Lingga, Para Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Kabupaten Lingga dan Ormas Himalaya Lingga.

Polres Lingga Antisipasi ‘Gejolak Sara’ Di Lingga. (Foto : istimewa)

Dari realease yang ada, Kapolres Lingga mengatakan bahwa saat ini banyak pihak-pihak yang memanfaatkan isu agama, yang dapat memecah belah kerukunan antar umat beragama. Selain itu peran FKUB sangatlah besar, karena mempunyai kekuatan pada tiang agama. Kapolres Lingga ini juga mengatakan, apabila masyarakat berpegang teguh pada NKRI, maka Suku, Agama dan Ras (SARA) dan agama akan kuat menyatu. Kapolres Lingga juga menambahkan terkait apapun agama kita, apabila umat kerukunan beragama ini sudah menyatu, maka terjagalah silaturahmi antar umat beragama.
Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi Nugroho S.I.K, M.T. (foto : istimewa)

Sementara itu H. M. Ridwan Mahadun, selaku Ketua FKUB Kabupaten Lingga dalam kesempatan yang ada, menyampaikan bahwa untuk permasalahan pendirian tempat ibadah, sampai saat ini belum ada yang di permasalahkan oleh masyarakat. FKUB ini juga menganjurkan kepada para pengurus tempat ibadah, agar menaati peraturan dan mengurus legalitas/izin, dan tetap melaksanakan koordinasi dengan pihak Kemenag dan pengurus tempat ibadah serta pihak yang berwajib.(Im).

Read Previous

Berunding Ditempat Orang Meninggal, Festival Napau Beach Tercetus

Read Next

Terkait Operasi Patuh Seligi 2019, Kapolres Lingga,"Penegakan Hukum Juga Merupakan Pelayanan Yang Kami Berikan"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *