TP PKK Lingga Bahas Pembentukan Kampung CERIA dan Lomba Vlog Sambut Hari Posyandu Nasional

Lingga183 Views
banner 468x60

Selingga.com (28/4) Daik.  Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga menggelar rapat persiapan pembentukan Kampung CERIA dan Lomba Vlog TP PKK Provinsi Kepulauan Riau yang disejalankan dengan persiapan Semarak Hari Posyandu Nasional 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga pada Senin (27/4/2026).

Rapat yang menindaklanjuti surat TP PKK Provinsi Kepri Nomor 094/Skr/PKK.Kcpri/IV/2026 itu dihadiri secara virtual oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lingga sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu, Ny. Maratusholiha Nizar, Kepala Desa Tanjung Harapan, serta camat dan perwakilan kecamatan se-Kabupaten Lingga. Turut hadir langsung sejumlah unsur perangkat daerah, termasuk Kepala Dinas Perkim, Kasatpol PP, Kepala Dinas Sosial dan PPPA, Kepala Barenlitbang, Kepala BPBD, Camat Lingga, Sekretaris DPMD selaku Wakil Sekretaris I TP Posyandu, Sekretaris TP PKK selaku Wakil Sekretaris II, para ketua bidang, pokja, pengurus dan kader Posyandu, serta Kepala Desa Resun.

Ketua TP Posyandu Ny. Maratusholiha Nizar menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan peran aktif tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa untuk menyukseskan agenda utama: pelaksanaan pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) serentak pada 29 April 2026 dalam rangka Hari Posyandu Nasional, Lomba Vlog PKK, serta pengembangan Kampung CERIA. “Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi dan komitmen kita bersama,” ujarnya.

Rapat membahas penguatan transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan masyarakat berbasis enam SPM melalui kolaborasi lintas sektor dan peningkatan partisipasi masyarakat. Tim Pembina Posyandu, perangkat daerah, pengurus, dan kader diharapkan aktif mendukung rangkaian kegiatan, termasuk penguatan koordinasi serta keterlibatan masyarakat.

Secara teknis, rapat menguraikan persiapan Lomba Vlog yang akan melibatkan kader Posyandu kelurahan/desa, mulai dari persiapan, pelaksanaan, publikasi, hingga pelaporan berjenjang sebagai bagian dari monitoring, evaluasi nasional, dan dokumentasi praktik baik. Lomba ini juga dimaksudkan untuk mendokumentasikan pembinaan Posyandu serta meningkatkan literasi dan inovasi kader dalam penyampaian layanan.

Baca juga :   Menko Hukum, HAM, dan Imigrasi Yusril Serahkan Bantuan untuk Ribuan Warga Lingga

Pembentukan Kampung CERIA dibahas dengan penetapan titik lokus proyek di Desa Resun dan Desa Tanjung Harapan. Kampung CERIA dirancang sebagai gerakan terpadu pembinaan keluarga berbasis komunitas untuk menangani isu stunting, penyalahgunaan narkoba, trafficking, pinjaman online ilegal, sanitasi lingkungan, dan rendahnya literasi digital keluarga. Program ini diharapkan memperkuat peran Posyandu dan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan dalam memberikan pelayanan dasar yang berkelanjutan, inklusif, dan berkualitas bagi masyarakat.(red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *