Mbeeekkk …..
————–
Lelaki tua,
Dengan pisau tajam ditangan,
Menyembelih sipat kebinatangannya,
Yang telah lama ia gembalakan dalam dirinya….
Di pusat kota,
Hewan-hewan kurban terus memenuhi jalanan dengan stempel kekuasaan.
Mbeeekkk …..
Sementara itu,
Disudut waktu,
Orang-orang masih saja menutupi kelaparan dengan segenggam nasi basi dan berteduh dibekas kandang-kandang kosong yang ditinggalkan pengembalanya,
Namun mereka masih terus menatap potongan daging-daging kurban itu dari kejauhan …….
Mbeeekkk …..
Alang Dilaut,
Dabo Singkep (2026), hari kedua Idul Adha 1447 H
Alang Dilaut,
Pelaku Seni di Lingga.
Tergabung di Sanggar Alang Dilaut, Komunitas Sastra Dilaut






