Didepan FKPD,Awe paparkan issue yang sedang marak saat ini

Lingga61 Views
banner 468x60

Selingga.com (09/01) Dabo.Kopi Morning Bupati Lingga dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang di hadiri oleh Kapolres Lingga AKBP Muji Supriyadi beserta beberapa jajarannya,DanLanal Dabo, Danramil Dabo,Ketua DPRD Lingga Riono,Wakil Bupati Lingga M.Nizar dan beberapa SKPD di Gedung Daerah pada Senin (09/01) tadi meliputi beberapa kegiatan dan issue yang marak berkembang terakhir ini.
Dihadapan yang hadir di dalam ruangan tersebut,Alias Wello selaku Bupati Lingga memaparkan secara gamblang perihal permasalahan seputaran pelaporan balik dari pihaknya terhadap permasalahan laporan dari pihak RCW,permasalahan percetakan sawah,permasalahan kayu di lahan cetak sawah,sampai dengan menerangkan perihal PTT dan THL saat ini.
Di dalam penjelasan percetakan sawah di Sungai Besar,Awe mengatakan kalau itu murni bukan dari pihak Pemerintah Daerah,tetapi dari pribadi nya bersama Adi Pawennari.Sedangkan untuk wacana sawah 3000 Ha,Awe juga menegaskan kalau pihak Pemerintah Daerah tidak ikut-ikutan didalam nya.

Kopi Morning Bupati Lingga dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD)
Kopi Morning Bupati Lingga dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD)

” Untuk sawah Sungai Besar,itu murni bukan Pemerintah Daerah,tetapi itu adalah Alias Wello nya dibantu oleh Pak Adi Pawennari.Tidak ada (APBD) tahun 2016 itu untuk sawah.Dan termasuk tahun 2017,tidak ada.Untuk percetakan sawah sebesar 3.000 Ha,Pemerintah Daerah tidak ikut-ikutan di dalam nya.Tetapi itu ditangani oleh TNI yang dilimpahkan kepada Korem dan langsung dari Kementerian.Cuma kalau sudah jadi,baru diserahkan kepada daerah.Dan oleh Pemerintah Daerah diserahkan kepada petani.”Kata Alias Wello dalam penyampaiannya.
Alias Wello pun menambahkan perihal pemanfaatan kayu di sekitar lokasi percetakan sawah tersebut.
” Kalau untuk pemanfaatan kayu dilokasi itu,kita bisa menghitung dengan pihak Kehutanan.Dan siapa nanti nya yang akan memanfaatkan itu.Bisa kita terangkan dengan membayar beban-beban cukai atau pajak atau retribusi atau semacamnya.Ini akan kita koordinasikan.Prinsipnya karena ini harus sukses dan terganjal dengan masalah hukum,maka kita akan dudukan secara profesional.”Papar Alias Wello.
Usai pertemuan tersebut,kepada pihak media,Alias Wello menyampaikan kalau pertemuan tersebut merupakan pertemuan rutin.
” Ini pertemuan rutin untuk koordinasi kita,evaluasi dengan hal-hal aktual.Baik yang sekarang,yang kita hadapi,maupun untuk yang akan datang.”Kata Alias Wello.(Im).

banner 325x300
Baca juga :   Dato M.Ishak pertegas tupoksi anggota LAM Lingga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *