Kegiatan Nonfisik TMMD ke-111, Kodim 0315/Bintan Gelar Penyuluhan Stunting di Dabo Singkep

Kegiatan Non Fisik TMMD ke-111, Kodim 0315/Bintan Gelar Penyuluhan Stunting di Dabo Singkep. (Foto : istimewa)

Selingga.com (21/06) Dabo. Penyuluhan stunting, Posyandu, dan Posbindu yang merupakan kegiatan nonfisik dari rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-111 tahun 2021 yang digelar oleh Kodim 0315/Bintan pada Senin (21/06) tadi di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Mayor Inf. Jonas, selaku Pabung Kodim 0315/Bintan melalui rilis yang ada mengatakan kalau kegiatan tersebut digelar untuk membantu masyarakat Kabupaten Lingga, khususnya di bidang kesehatan.

“Dengan adanya penyuluhan stunting, Posyandu, dan Posbindu di daerah Kabupaten Lingga, ini sangat membantu kesehatan dari awal, yaitu dari keluarga,” kata Mayor Inf. Jonas.

Terkait hal tersebut, Mayor Inf. Jonas memandang perlu diadakannya sosialisasi terkait pentingnya kesehatan, terutama bagi keluarga yang ada.

“Maka itu, dalam kegiatan TMMD ke-111 Kabupaten Lingga, selain kegiatan fisik, juga perlu diadakan sosialisasi kepada ibu-ibu Persit, Jalasenatri, dan kader posyandu yang berada di Kabupaten Lingga, sehingga kalangan ibu-ibu mengerti akan pentingnya kesehatan, terutama dari keluarga sendiri dan masyarakat Kabupaten Lingga pada umumnya,” kata Mayor Inf. Jonas.

Selain itu, dr. Masnah, pada kesempatan yang ada juga menyampaikan pentingnya untuk tidak merokok, menjaga gizi di dalam keluarga, melaksanakan petunjuk dan perintah tentang kesehatan, tetap menjaga agar bisa terhindar dari kanker. Selain itu, dikarenakan saat ini masih pandemi, masyarakat juga diingatkan untuk selalu tetap menjaga prokes yang dimulai dari dalam keluarga sampai ke masyarakat luas, sehingga nantinya Indonesia segera terbebas dari pandemi Covid-19.

Sedangkan dr. Kartika Putri memberikan masukan akan pentingnya menjaga anak yang dimulai dari dalam kandungan sampai ke tingkat dewasa, terutama terkait dengan pemberian nutrisi dan pertumbuhan, sehingga nantinya akan didapatkan kualitas anak yang sesuai dengan harapan orang tua, agama, dan bangsa.

Terakhir, bidan Asnayanti menyampaikan terkait dengan kebersihan, kesehatan, baik fisik maupun mental, dari mulai saat baru berkeluarga, mengandung, melahirkan, menyusui hingga anak dewasa, sehingga akan tumbuh sebuah keluarga yang sejahtera, lahir, dan batin. Selain itu, juga akan menjadi keluarga yang diharapkan sebagaimana mestinya oleh bangsa Indonesia.

Sedangkan Pemkab Lingga yang saat itu diwakili oleh Asisten II, Yusrizal, dalam kesempatan yang ada mengatakan kalau pemerintah daerah merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Yusrizal juga berharap kegiatan sosialisasi kesehatan yang ada tersebut dapat dilaksanakan secara rutin dan terus menerus. (Rilis).

Read Previous

Gandeng Kecamatan Singkep, Imigrasi Kelas II Non TPI Sosialisasikan Eazy Passport ke Pihak Desa dan Kelurahan

Read Next

Polres Lingga Gelar Kegiatan Pengukuran Indeks Tata Kelola Polri Tahun 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *