Kepala BLH Lingga Terkait Pembersihan Sungai,"Tidak Ada Proyek-Proyek."

Selingga.com (10/03). Sepintas pembersihan kolong Kelurahan Dabo Lama oleh pihak Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Lingga pada Kamis (10/03) tadi,tak ubahnya seperti kegiatan normalisasi sungai yang pernah dilakukan beberapa tahun terakhir ini dengan melibatkan pihak ke tiga sebagai pelaksana nya.
Namun Drs.Junaidy Adjam selaku Kepala BLH Kabupaten Lingga dengan semangat menepis anggapan tersebut melalui telepon selular pada Kamis (10/03) tadi.
” Ini tidak ada sistem kontrak. Karena kita bayar dengan sistem gaji perhari. Jadi hari kerjanya dalam 1 bulan hanya 20 hari kerja .Untuk 1 harinya kita bayar Rp.65.000. Ini hanya membersihkan,buang-buang sampah. Tidak ada proyek-proyek. Sama juga seperti pihak PU,kerja pembersihan badan jalan itu. Kalau ini,kami hanya membantu membersihkan tempat sampah saja. Dan untuk pembersihan lokasi kolong yang di Dabo Lama,kita hanya menggunakan tenaga 1 orang saja. Karena kolong nya kecil. Kalau di Daek,untuk pembersihan Sungai nya,kita pakai 2 orang. Kemudian di Desa Lanjut Singkep Pesisir kita pakai 1 orang. Itu saja. Tidak ada proyek-proyek. Tidak ada sipatnya yang kontrak.”Kata Junaidy.
Mantan Kadis Pariwisata ini pun tetap  mengelak dan menegaskan kalau pekerjaan pembersihan kolong tersebut bukan pekerjaan yang sipat nya proyek.
” Oh tidak. Tidak. Mereka inikan hanya tenaga kerja harian saja,hanya THL (Tenaga Harian Lepas). Dan ini mudah-mudahan kita mampu dapat berjalan selama 1 tahun masa anggaran. Dan itu kalau tidak ada defisit. Kalau defisit tidak dapat dilakukan. Jadi tidak ada sistem borong. Dana nya dana THL (Tenaga Harian Lepas) yang masuk dalam Dipa Kami. Jadi bukan normalisasi. Cuma pembersihan sungai. Jangan salah pulak menafsirkannya.”Kata Junaidy kembali menegaskan.(Im).

Read Previous

Dabo Mengalami Gerhana Matahari Sebagian

Read Next

Enam Ton Kayu Illegal,Nyangkut Di Selat Bali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *