Komisi I Monitoring, Kelurahan Dabo Butuh Bangunan Kantor dan Tenaga Pelayanan

0
164
Ketua Komisi I DPRD Lingga,Rony Kurniawan, Sekretaris Komisi I, Nordin

Selingga.com (22/01) Dabo. Fungsi monitoring masih terus dilakukan oleh pihak Komisi I DPRD Lingga. Kali ini, Komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan tersebut, melakukan monitoring di Kantor Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, pada Rabu (22/01) tadi. Sejauh ini, untuk pelayanan langsung di Kelurahan Dabo itu, dinilai perlu diprioritaskan, mengingat jumlah warganya yang lebih banyak dari kelurahan lainnya. Di samping itu, bangunan kantor yang ada juga perlu dilakukan perehaban atau bangun baru.

“Kegiatan kita Komisi I hari ini adalah monitoring di Kelurahan Dabo karena Kelurahan Dabo merupakan kelurahan yang lama dan tertua. Saya juga melihat dari segi pelayanan, harus diprioritas sekali untuk di Kelurahan Dabo ini. Terkait dengan infrasturktur, saya melihat sangat minim sekali, harus dibangun lagi karena masyarakatnya banyak, sekitar kurang lebih 7.000-8.000 orang,” kata Rony Kurniawan, selaku Ketua Komisi I DPRD Lingga kepada pihak media saat itu.

Tidak hanya bangunan, Kelurahan Dabo juga masih kekurangan tenaga dalam upaya memaksimalkan pelayanan yang ada.

Komisi I Monitoring, Kelurahan Dabo Butuh Bangunan Kantor dan Tenaga Pelayanan

“Terkait dengan pelayanan secara optimal, tadi kami melihat permasalahannya, masih kekurangan tenaga. Tadi juga sudah saya tanyakan ke ibu lurahnya. In Saa Allah, nantinya kita akan meminta kepada pihak pemerintah daerah supaya dibantu untuk tenaga yang kurang pada tahun ini agar pelayanan bisa maksimal,” tambah Rony Kurniawan.

Senada dengan Rony Kurniawan, Sekretaris Komisi I, Nordin, juga menambahkan kalau beberapa masukan yang ada dari pihak Kelurahan Dabo, pihaknya akan berusaha untuk memperjuangkannya.

Komisi I Monitoring, Kelurahan Dabo Butuh Bangunan Kantor dan Tenaga Pelayanan

“Intinya kita perjuangkan, sudah 30 tahun kantor ini berdiri kalau dapat, direhab atau dibangun baru. Karena untuk pelayanan di Kelurahan Dabo ini dengan 7000-8000 jiwa warganya, ruangan staf-stafnya di dalam ini sudah tidak mendukung, tidak nyaman lagi. Kerja itu harus nyaman. Kemudian harapan kita, beberapa masukan ke kita tentang pelayanan bisa ditingkatkan sebaik mungkin dan menjadi contoh dan panutan bagi kelurahan-kelurahan lainnya,” kata Nordin.

Komisi I Monitoring, Kelurahan Dabo Butuh Bangunan Kantor dan Tenaga Pelayanan

Sementara itu, Lurah Dabo, Ima Rosida, S.Pd., M.Si., mengatakan kalau mereka telah menyampaikan keluhan-keluhan yang ada, termasuk dengan gedung kantor.

“Kami sangat bersyukur, bapak-bapak dewan hadir ke sini. Jadi, keluhan-keluhan yang ada di lapangan bisa kita sampaikan. Termasuk tadi yang disampaikan, kita sering banjir, gedung kantor yang perlu direhab atau dibangun yang baru. Karena teman-teman media dapat lihat sendiri, gedung kita ini memang seperti apa, kalau dibandingkan dengan kelurahan-kelurahan yang lain,” kata Ima.

Ima mengaku, kalau apa yang telah disampaikan pihaknya, ditanggapi dengan positif oleh Komisi I saat itu.

“Alhamdulillah, apa yang kami sampaikan, ditanggapi dengan positif oleh bapak-bapak dewan kita ini. Mudah-mudahan nanti mereka bisa membantu. Hal yang menjadi prioritas utama kita adalah masalah drainase, termasuk yang di RW 09, batu miring di Sekop Laut, dan gedung kantor,” kata Ima.

Lurah Dabo, Ima Rosida, S.Pd., M.Si

Lurah Dabo ini juga mengatakan kalau mereka berusaha untuk tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang ada.

“Kalau pelayanan, sejauh ini kita berusaha semaksimal mungkin. Cuma masih kekurangan tenaga dan sudah kita sampaikan. Mudah-mudahan ke depannya, kita mendapatkan penambahan tenaga untuk membantu kita di dalam,” kata Lurah Dabo, yang saat itu didampingi oleh seklurnya, M. Rivo. (Im).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.