Rudi jawab fungsi "Kartu Garda"

Selingga.com (09/08) Dabo.Kartu Garda mungkin menjadi salah satu di antara banyak kartu yang sering diperbincangkan masyarakat Lingga saat ini.Kartu yang menjadi bagian dari sejarah perjalanan pasangan Awe-Nizar pada Pilkada sebelumnya ini,memunculkan tanda tanya dari sebagian masyarakat Kabupaten Lingga tentang fungsi yang ada didalam nya.
Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Staf Tenaga Ahli Bidang Pendidikan dan Kesehatan nya Rudi Purwonugroho di dalam kesempatan yang ada,mengatakan kalau bentuk dari fungsi “Kartu Garda” tersebut sudah dijalankan oleh pihak Pemerintah Daerah Lingga saat ini.
” Kita kan juga sudah mulai merintis yang namanya BLUD DB (Badan Layanan Umum Daerah Dana Bergulir).Arti nya suatu saat,dana yang ada di Pusat lebih kurang 1,5 T ini,mungkin menjawab salah satu kegamangan masyarakat tentang,mohon maaf,tentang fungsi “Kartu Garda”.Ni Pak Atak yang sering diserang (di Media Sosial-red).Jadi pungsi Kartu Garda kan sudah di anu ni (dijalankan-red),pendidikan dan kesehatan sudah gratis.Pelayanan sudah gratis.Tinggal fungsi pemberian sifat bantuan modal.”Kata Rudi kepada pihak media di Dabo pada Selasa (08/08) tadi.
Ketika disinggung apa hubungan dana yang ada dengan dengan BLUD dan “Kartu Garda”,lelaki yang tidak pelit untuk berkomentar ini menjelaskan kalau keberadaan Kartu Garda yang ada,tidak terlepas dari terbentuk nya BLUD.
” Dana 1,5 T itu merupakan program Menteri Koperasi yang berkaitan dengan dana bergulir.Hubungannya sama Kartu Garda,karena kemarin kita sudah sosialisasikan,Pusat ingin mencairkan anggarannya ke Kabupaten,dia harus bentuk BLUD dulu.BLUD DB.Nah,kalau itu sudah di bentuk di Lingga melalui fasilitas Bapak Bupati,maka masyarakat di Kabupaten Lingga khususnya bagi kelompok melalui koperasi untuk melakukan usaha,bisa melalui wadah itu.Ni kan terbantu.Pungsi Kartu Garda ke-3 itu kan,memberikan akses modal.Yang jadi persoalan,kalau itu untuk perorangan,maka akan timbul persoalan yang lalu,Kube.Makanya kemarin dengan Kementerian Koperasi itu,ada dana.Dan satu koperasi diluar ini,bisa mengusulkan lebih kurang 150 juta per satu koperasi untuk angka kredit nya.Jadi ini bisa dimanfaatkan.”Papar Rudy dengan mimik serius.
Rudi juga menambahkan kalau aspek lapangan pekerjaan yang dijanjikan didalam Kartu Garda juga telah terbuka.
” Nah,mungkin pungsi Kartu Garda ke-3 sudah terlaksana.Tinggal tempat untuk membuka aspek lapangan pekerjaan .Sebenarnya lapangan pekerjaan susah banyak di Lingga ini.Cuma mungkin tidak cocok dengan orang kita.Karakteristik dan mindset kita tidak cocok.”Tambah Rudi.(Im).

Read Previous

Kadinkes Lingga," Berita-berita itu sangat tendensius sekali "

Read Next

Fauziah pun merajai ajang Pemilihan Guru Berprestasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *