Brigjen Pol Yan Fitri,” Kita Jaga Kepri Ini, Dari Pengaruh-Pengaruh Micin”

0
Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimasyah, MH

Selingga.com (03/10) Dabo. Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimasyah, MH melakukan kunjungan kerja ke Polres Lingga, pada Kamis (03/10) tadi. Rombongan Wakapolda yang diikuti oleh Irwasda Polda Kepri Kombes Pol Purwolelono, S.I.K., M.M., Karorena Polda Kepri Kombes Pol Budi Yuwono, S.I.K., Karolog Polda Kepri Kombes POL Drs. Supardi, Kabidhumas Polda Kepri Kombes POL Drs. Saptono Erlangga Waskitoroso, Kabidkum Polda Kepri Kombes Pol Djoko Trisulo, S.I.K., S.H., Kabid TIK Polda Kepri Kombes Pol Set Stephanus Lumowa, S.I.K., Kabidkeu Polda Kepri Kombes Pol Drs. Fauzan Djamal itu, tiba di pelabuhan Dabo Singkep pada sekitar pukul 10.30 wib.

Usai disambut dengan pencak silat dan barisan Polisi Cilik, rombongan yang menyertai Pj Ketua Bhayangkari Daerah Kepri, Ny. Dewi Retno Yan Fitri itu langsung menuju ke Polres Lingga.

“Kita hadir di sini, dalam rangka kunjungan kerja Wakapolda Kepri ke Polres Lingga, untuk melihat kesiapan Polres Lingga dalam rangka menghadapi Operasi Mantap Praja 2020 nanti. Kita mengecek kesiapan personil, peralatan dan perlengkapan,” kata Wakapolda Kepri ini, kepada pihak media, usai melihat langsung jalannya kegiatan bhakti sosial berupa pengobatan gratis oleh Bhayangkari Daerah Kepri di Gedung Nasional, Dabo.

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimasyah, MH bersama Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi Nugroho

Brigjen Pol Yan Fitri yang saat itu didampingi oleh Irwasda Polda Kepri, Kombes Purwolelono, S.I.K, M.M dan Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi Nugroho, S.I.K, M.T, meminta untuk tetap menjaga solidaritas yang ada.

“Pada Anggota Polri di Lingga termasuk Bhayangkarinya, tetap menjaga solidaritas kekompakan antara TNI, Polri dan masyarakat. Semoga saja kedepannya kondisi Lingga ini akan semakin baik. Baik itu dari sektor pendidikannya maupun sektor kesehatannya. Semakin baik dari dua sektor itu, tentu akan melahirkan generasi-generasi unggulan kedepannya, yang akan menjadi pemimpin-pemimpin di Lingga, di Kepri maupun di tingkat nasional. Karena lahir dari penataan suatu kehidupan sosial yang baik dari dunia kesehatan maupun dunia pendidikan,” tambah Brigjen Pol Yan Fitri.

Wakapolda Kepri ini juga menegaskan, kalau jangan sampai ada pihak-pihak yang ingin memecahkan nilai-nilai persatuan yang telah ada.

“Dengan nilai-nilai persaudaraan yang kuat, tentunya situasi kamtibmas akan terjaga di Kabupaten Lingga. Intinya kita bersama-sama menjaga negeri ini, jangan sampai ada orang-orang yang tidak bertanggungjawab, ingin memecahkan nilai-nilai persatuan. Alhamdulillah, Kepri khususnya Lingga, hal itu masih tetap terjaga. Lingga ini adalah Bunda Tanah Melayu, dimana di sini bersumbernya nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang mengikat bangsa ini. Jadi harus kita jaga Lingga ini, harus tetap lebih baik lagi kedepannya,” kata Wakapolda Kepri ini.

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimasyah, MH bersama Bupati Lingga,Alias Wello (baju putih)

Disinggung pihak media, terkait banyaknya pengungkapan kasus narkoba saat ini, Jenderal dengan bintang satu itu mengatakan kalau letak geografis Kepri yang berdekatan dengan negara-negara tetangga, menjadi celah tersendiri bagi masuknya barang haram tersebut.

“Ya, kita tahu di Kepri inikan berbatasan langsung dengan negara-negara luar. Bentangan laut ini begitu luas. Ini merupakan celah-celah yang sulit untuk diawasi. Kepri ini menjadi jalur lintas atau transit untuk masuknya barang-barang haram tersebut, yang akan disebarkan ke wilayah-wilayah lain di luar Kepri ini, di dalam Indonesia. Tentunya kita harus waspada,” jawab Brigjen Yan Fitri.

Wakapolda Kepri ini kemudian menambahkan, barang-barang haram tersebut terkadang masuk melalui pulau-pulau yang tak berpenghuni.

“Kemarin, 30 kg lebih ditangkap oleh teman-teman kita dari TNI. Mereka (pelaku – red) kadang-kadang melalui pulau-pulau yang tidak berpenghuni. Nah, kita harus bersama-sama antara TNI, Polri dan masyarakat, harus sama-sama bersepakat memberantas musuh bangsa ini. Karena itu yang merusak generasi kita kedepannya. Kalau generasi kita sekarang ini disebut “generasi micin”, itulah yang dimaksud dengan kata-kata generasi micin, generasi yang gemar dengan barang-barang yang tidak benar itu. Jangan sampai generasi yang saat ini, generasi millenial kita masih dikatakan generasi micin itu. Penyebutan generasi micin itu, buat pengguna-pengguna itu, yang ngak nalar lagi. Nanti rusak mental anak bangsa ini,” tambah Wakapolda Kepri kepada pihak media.

Kunjungan kerja Wakapolda Kepri ke Polres Lingga, untuk melihat kesiapan Polres Lingga dalam rangka menghadapi Operasi Mantap Praja 2020

Untuk itu juga, Brigjen Pol Yan Fitri meminta untuk tidak membiarkan kejahatan berkembang di tengah-tengah masyarakat.

“Jadi kita harus sepakat, wartawan atau awak media, masyarakat, Rt/Rwnya, TNI – Polri, semua sepakat, ambil, tangkap. Ngak apa-apa. Karena kalau tertangkap tangan, serahkan kepada aparat yang berwenang, itu merupakan kewajiban hukum bagi semua masyarakat Indonesia. Ada kewajiban hukum itu. Kalau kita mengetahui ada kejahatan di depan mata kita, kita tidak melakukan apa-apa atau melaporkannya kepada pihak yang berwenang, itu juga sebuah kejahatan. Membiarkan kejahata itu berkembang. Tolong kita sepakati, kita jaga Kepri ini dari pengaruh-pengaruh micin. Supaya generasi di Kepri ini tidak jadi generasi micin,” kata Wakapolda Kepri ini. (Im).

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.