Datok Ishak akan mainkan peran orang melayu

Lingga146 Views
banner 468x60

Selingga.com (27/12) Daik.Usai bergelar “Datok”, Ketua LAM Lingga M.Ishak akan segera memfungsikan lembaga adat tersebut dalam membantu Pemerintah Daerah dalam melestarikan adat dan budaya yang ada di Bumi Bunda Tanah Melayu tersebut.
” LAM itu kan harus mempungsikan tugasnya untuk melestarikan adat budaya.Tetapi bukan itu saja,karena peran LAM itu banyak membantu Pemerintah.Selain bidang adat nya,juga di bidang ekonomi,pendidikan,manusianya dan teknologi.Dan juga sampai sekarang kita kan belum ada muatan lokal tentang budaya melayu nya.Karena itu LAM itu harus ikut berperan,diminta atau tidak diminta oleh Pemerintah.LAM berkewajiban untuk memberikan pemikiran-pemikiran selain masalah adat dan budaya melayu,juga bersama-sama Pemerintah dalam memainkan peran orang melayu itu sendiri di kampung nya.”Kata Ishak kepada Selingga.com di Daik pada Senin (26/12) tadi.
Datok Ishak pun mengatakan kalau untuk tidak malu untuk berbahasa melayu,ketika disinggung sejauh apa LAM menyikapi dengan bergelar nya Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu.
” Itu harus kita syukuri.Bunda Tanah Melayu itukan kekuatannya pada bahasa melayu.Jangan malu untuk berbahasa melayu.Karena bahasa Indonesia diambil dari bahasa melayu.Dan bahasa melayu itu dikembangkan secara lisan di Kabupaten Lingga ini.Tepat nya di Daik Lingga.Karena itu untuk menjadi tauladan,contoh bagi negara-negara serumpun melayu,kita harus banyak menggali literatur-literatur yang lain nya.Dan LAM sendiri harus memahami betul tentang adat melayu itu sendiri.Bagaimana kita mau melaksanakana tugas-tugas,sementara kita banyak yang belum paham.”Papar Datok Ishak.
LAM Lingga pun dibawah kepemimpinan Datok Ishak kedepan nya akan membuka dan membina hubungan dengan negara-negara serumpun yang ada di mancanegara.
” Itu yang akan menjadi program kita untuk bagaimana kita menjalin hubungan nya.Selama inikan,kita baru tengok Malaka yang sudah mempunyai hubungan baik.Kemudian baru-baru ini ada juga Johor yang sudah ke arah itu.Dan ini tidak menutup kemungkinan ke arah lain nya seperti Brunei,Pahang yang hubungan kerajaannya sangat kental.Termasuk juga yang ada di Kalimantan.”Kata Datok Ishak menambahkan.(Im).

banner 325x300
Baca juga :   Ketiduran Saat Melaut Kapal Nelayan Suak Buaya di Tabrak Tengker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *