DPRD LINGGA SAMPAIKAN POKOK – POKOK PIKIRAN PADA MUSRENBANG TINGKAT KABUPATEN LINGGA  

banner 468x60

Selingga.com (12/04) Daik. Sejumlah Pokok Pikiran atau Pokir yang menjadi prioritas bagi kepentingan masyarakat luas telah disampaikan oleh pihak DPRD Kabupaten Lingga pada saat berlangsungnya kegiatan Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) tingkat Kabupaten Lingga yang dilaksanakan pada Kamis (24/03/2022) tadi di Aula Kantor Bupati Lingga, Kabupaten Lingga.

Terkait dengan beberapa pokok pikiran yang telah menjadi prioritas tersebut, maka pihak DPRD Kabupaten Lingga yang pada saat berlangsungnya Musrenbang hari itu disampaikan melalui Wakil Ketua Komisi I, Aziz Martindaz, S. Pd. menyampaikan bahwa sejumlah pokok-pokok pikiran dari sejumlah sektor yang ada itu merupakan bagian penting dalam peningkatan kesejahteraan perekonomian bagi masyarakat Kabupaten Lingga.

“Ada beberapa pokok pikiran yang disampaikan pada Musrenbang tadi, di antaranya adalah peningkatan infrastruktur, produktivitas pertanian, industri, perdagangan, dan pariwisata yang tentunya sektor-sektor tersebut bertujuan untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Lingga,” kata Aziz Martindaz.

Selain itu, Aziz Martindaz juga menambahkan kalau terkait dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai serta berkualitas, tentunya hal tersebut sangat penting untuk disediakan atau dibangun. Hal ini juga dikarenakan dengan adanya infrastruktur yang memadai dan berkualitas tersebut tentunya akan dapat mempercepat proses pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Terutama sekali terkait dengan ketersediaan infrastruktur yang terhubung langsung dengan sentra produksi dan perdagangan yang ada.

Sementara itu kalau terkait dengan pembangunan infrastruktur yang terhubung langsung dengan sentra produksi dan perdagangan, tentunya ini juga akan dapat memudahkan para pihak investor atau pelaku usaha dalam menjalankan roda usaha mereka di Kabupaten Lingga. Kemudian juga tentunya dari kegiatan usaha dan perdagangan tersebut akan bisa memberikan dampak langsung terkait dengan peningkatan perekonomian masyarakat dan juga terkait dengan peningkatan pendapatan daerah.

Baca juga :   Pergi Cari Kepiting, Tidak Pulang, Patema Ditemukan Sudah Meninggal
DPRD SAMPAIKAN POKOK – POKOK PIKIRAN PADA MUSRENBANG TINGKAT KABUPATEN LINGGA.( foto : istimewa)

Namun, tentunya infrastruktur yang dibangun juga harus bisa diimbangi dengan kegiatan pemeliharaan. Hal ini bertujuan agar infrastruktur tersebut dapat terpelihara dengan baik serta dapat diakses atau digunakan secara berkelanjutan nantinya.

“Yang paling penting, infrastruktur itu diimbangi dengan kegiatan atau bukti nyata dan juga upaya pemeliharaan secara rutin serta berkala,” kata Aziz Martindaz.

Tidak hanya fokus kepada infrastruktur saja, dalam jalannya Musrenbang tersebut Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga ini juga menitikberatkan pada peningkatan produktivitas sektor pertanian serta pengembangan potensi daerah. Untuk peningkatan produktivitas pada sektor pertanian sendiri, dinilai sangat penting juga karena mengingat hal tersebut dapat ditingkatkan agar nantinya produk-produk yang dihasilkan dari sektor pertanian tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat atau juga dapat diekspor keluar daerah. Tentunya ini juga bertujuan agar nantinya bisa memberikan dampak positif pada perekonomian secara keseluruhan untuk Kabupaten Lingga.

Selain itu, untuk pengaruh lainnya dari upaya pada peningkatan produktivitas pertanian adalah terkait dengan terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Namun demikian, harus diingat juga kalau untuk meningkatkan produktivitas pertanian, tentunya juga dalam hal ini terkait juga dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten di bidangnya. Selain itu, diharapkan juga dari peningkatan produktivitas pertanian tersebut akan berdampak secara keseluruhan, yakni berdampak pada perekonomian secara umumnya.

Sementara itu, sejauh ini Kabupaten Lingga dengan memiliki geografis wilayahnya yang luas serta masih memiliki lahan-lahan kosong, hal tersebut hendaknya bisa dimanfaatkan potensi yang ada serta dapat dikembangkan dengan maksimal, baik dari sektor pariwisatanya, pertaniannya, perikanannya maupun peternakannya, serta hal-hal lainnya.

“Masing-masing sektor tersebut secara nyata pada umumnya menjadi bagian penting bagi masyarakat yang seharusnya mendapatkan perhatian yang cukup dan akan berdampak pada perekonomian masyarakat pada umumnya,” kata Aziz Martindaz.

Baca juga :   Meski Membatasi Pelayanan, Disduk Capil Lingga Tidak Mengurangi Kualitas Pelayanan

Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga sendiri berharap agar pokok-pokok pikiran yang telah disampaikan dalam jalannya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga tersebut, bisa mendapatkan perhatian karena hal tersebut bertujuan untuk bisa memberikan dampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Tentunya hal ini dapat juga nantinya untuk mengurangi angka pengangguran dan juga kemiskinan yang ada.

Tidak hanya sampai di sini, Aziz Martindaz juga menyampaikan terkait dengan upaya peningkatan kualitas dan akses pelayanan dasar masyarakat yang juga tentunya harus didukung oleh efektivitas birokrasi pemerintah daerah.

Kemudian Aziz Martindaz juga menambahkan kalau dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, maka dengan sendirinya masyarakat juga akan semakin maju. Hal tersebut juga bisa berdampak positif bagi pembangunan Kabupaten Lingga ke depannya.

Selain itu, Aziz Martindaz mengatakan kalau Musrenbang merupakan momentum yang cukup strategis untuk menentukan arah pembangunan, tujuan, dan sasaran serta pencapaian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lingga.

“Sebagai bagian dari unsur pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Lingga sudah tentu dilibatkan secara intensif pada proses dan tahapan penyusunan dokumen, baik itu dokumen RKPD yang disusun setiap tahunnya maupun dalam penyusunan RPJMD,” kata Aziz Martindaz.

Kemudian juga dengan dilibatkannya pihak DPRD Kabupaten Lingga dalam pembahasan sejak awalnya, maka diharapkan hal tersebut dapat memberi masukan dalam penyusunan dokumen RKPD. Masukan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang didapatkan oleh anggota DPRD Kabupaten Lingga ketika melaksanakan reses ataupun kunjungan kerja ke desa-desa atau kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga sebelumnya.

DPRD SAMPAIKAN POKOK – POKOK PIKIRAN PADA MUSRENBANG TINGKAT KABUPATEN LINGGA.( foto : istimewa)

Aziz Martindaz menambahkan kalau hal tersebut juga mengacu pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang pembinaan dan pengawasan penyelengaraan pemerintah daerah dan untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang lebih baik dan menciptakan keterbukaan informasi yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

Baca juga :   TPAD Lingga Baru Dalam Tahap Pemantapan

“Saya ingin menyampaikan beberapa hal yang harus menjadi perhatian dari pemerintah daerah, yaitu untuk mencermati kembali masukan yang pernah kami sampaikan. DPRD Kabupaten Lingga menyambut baik serta mendukung target kinerja pemerintah dalam pencapaian terhadap desa persiapan menjadi desa defenitif. Seluruh kesiapan yang diperlukan dalam mencapai desa defenitif sebagian besar sudah kami masukkan ke dalam pokir-pokir dewan,” kata Aziz Martindaz.

Aziz Martindaz menyampaikan kalau ada beberapa hal untuk bisa menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga untuk pencapaian desa defenitif. Seperti di antaranya adalah terkait dengan air bersih, akses jalan dan jembatan, listrik, dan telekomunikasi.

Sementara itu, untuk pembangunan bidang kesejahteraan masyarakat, di antaranya adalah terkait dengan sarana dan prasarana sekolah, kesejahteraan guru, dan sarana dan prasarana kesehatan.

Wakil Ketua Komisi I, Aziz Martindaz ini berharap kalau kegiatan Musrenbang yang digelar tersebut kiranya mampu untuk mewujudkan kesamaan pandangan dan pemahaman yang ada, terkait dengan kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Lingga pada tahun 2023. Selain itu, diharapkan juga agar bisa menjadi komitmen bersama dalam mengimplementasikan perencanaan pembangunan dan juga agar selalu tetap memperhatikan sinergisitas perencanaan pembangunan di tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan nasional nantinya. (Im/adv).

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *