Tiga Pemuda Pahang Dari Malaysia,Lirik Lingga

Selingga.com (31/05) Daik. Jarak Pahang,Malaysia ke Daik Lingga tidak lah suatu jarak yang terlalu jauh bagi Ari dan 2 orang rekannya. Pengusaha muda asal negeri jiran tersebut mendatangi Daik dalam rangka melihat sejauh apa bagi nya bisa melabur (investasi) di Bunda Tanah Melayu ini. Kesan sederhana dan jauh dari pembawaan seorang pengusaha,siang itu pada Selasa (31/05),rombongan kecil 3 orang pemuda Pahang yaitu Mohd Azri Bin Ismail, Muhammad Adli Bin Muhammad Amin dan Ahmad Sahir Bin Norlin diterima oleh Ketua DPRD Lingga,Riono yang didampingi juga oleh Sekretaris Komisi I dan anggota nya Neko Wesha Pawelloy dan Senniy Ng diruang kerja nya.
Berita 22
Setelah meninggalkan rumah rakyat tersebut,dengan didampingi Ketua DPRD Lingga,Mohd Azri Bin Ismail biasa dipanggil Ari menyempatkan diri untuk menyinggahi pesantren Hidayatullah yang ada di Sawah Indah. Tanpa basa-basi yang berlebihan,beberapa paket sembako dan bantuan uang yang tidak mau disebutkan nominal nya,telah di berikan kepada pesantren di bawah naungan Yayasan Hidayatullah tersebut.
Ari pun engan berkomentar terkait bantuan yang telah diberikannya siang itu.

Pemberian Bantuan di Pesantren Hidayatullah
Pemberian Bantuan di Pesantren Hidayatullah

” Tak pe bang. Tak usah bang (diwawancara). Orang tue saye behajat nak bantu,jadi kite bantu lah dengan ikhlas. Itu saje bang.Takde ape. Bende ni pun tak perlu lah camni (dipublikasikan). Jadi macam dah riya’ pulak.”Kata Ari,putra dari Datuk H Ismail bin Omar kepada Selingga.com.
Pihak Pesantren Hidayatullah di waktu yang sama melalui Ketua Yayasan nya Muhammad Awalin berharap silaturrahmi yang ada tidak sebatas sampai silaturahmi saja,tetapi hendak nya sampai juga ke silaturroh.
Neko saat mendampingi Mohd Azri Bin Ismail, Muhammad Adli Bin Muhammad dan Ahmad Sahir Bin Norlin
Neko saat mendampingi Mohd Azri Bin Ismail, Muhammad Adli Bin Muhammad dan Ahmad Sahir Bin Norlin

” Mudah-mudahan kelahiran kita ini oleh Allah SWT,bukan hanya dijadikan satu silaturrahim saja,tetapi sampai jugake silaturroh. Karena kita semua adalah orang-orang yang beriman dan ada satu tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan terhadap agama kita. Ukhuwah seperti ini,mohonlah untuk dijaga selama-lamanya.Karena pesantren ini milik kita bersama.”Kata Muhammad Awalin.
Setelah dari pesantren Hidayatullah,dengan masih didampingi Ketua DPRD Lingga Riono beserta Komisi I,Neko Wesha Pawelloy dan Seniy Ng,rombongan kecil dari pahang tersebut menyinggahi persawahan yang ada di Sungai Besar. Disitu nampak bentuk keseriusan dari Ari dalam mengamati perkembangan dari usaha percetakkan sawah tersebut. Namun sejauh ini pihak Ari belum mau mengatakan akan berinvestasi dalam bidang apa. Terakhir rombongan menyempatkan diri untuk melihat perkembangan daerah Pancur. Untuk Pancur,pengusaha muda dari Pahang ini menyatakan ketertarikannya dengan daerah tersebut. Namun Ari belum mau memaparkan sejauh apa ketertarikan nya dengan wilayah tersebut. Terakhir,rombongan kembali ke Dabo Singkep. Di Dabo,sebelum kembali ke penginapan,Ari dan rombongan nya menyempatkan diri untuk menyinggahi panti asuhan Kasih Ibu,dan memberikan bantuan yang serupa dengan pesantren Hidayatullah sebelum nya. Lagi-lagi laki-laki dengan kesan yang sangat sederhana ini mengelak ketika ditanya tentang bantuan yang diberikan.(Im)

Read Previous

Lantas Lingga Tidak Tidur

Read Next

Lidik Untuk 23 IUP Dari Pihak Polres Lingga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *