Ketika IWO dan PP Kota Tanjung Pinang,"Kutuk" pelaku teror

Selingga.com (5/05) Dabo.Reaksi keras mengecam tindakan terhadap “aksi teror bom” dibeberapa lokasi tanah air,juga keluar dari para jurnalis yang terhimpun di Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tanjung Pinang.Reaksi dalam bentuk Aksi yang dilakukan pada Selasa (15/05) tadi dalam bentuk penandatanganan kesepahaman anti teroris di Indonesia yang juga diprakarsai juga oleh Pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Tanjung Pinang dan juga mengandeng pihak Koramil Kota Tanjung Pinang.
Dalam rilis yang ada,MPC Pemuda Pancasila Tanjungpinang ini, menginisiasi aksi simpati tersebut sebagai ungkapan belasungkawa dengan adanya teror bom yang ada di Surabaya dan sekitarnya.
Mengambil tema “Pray For Indonesia” ,aksi yang berlangsung di Tugu Proklamasi itu,dilanjutkan dengan penandatangan kesepahaman untuk melawan terorisme di Indonesia.

“Pray For Indonesia” ,aksi yang berlangsung di Tugu Proklamasi itu,dilanjutkan dengan penandatangan kesepahaman untuk melawan terorisme di Indonesia. (Foto: istimewa)

Masih dalam rilis yang ada,Ketua IWO Tanjungpinang Iskandar Syah,menyampaikan rasa keprihatinan yang dalam atas apa yang telah terjadi saat ini.
Iskandar Syah juga menambahkan kalau IWO turut berduka terhadap teror yang menyebabkan jatuhnya korban meninggal dunia dan luka-luka dari pihak masyarakat serta dari pihak kepolisian dalam tragedi bom tersebut.
Ketua IWO Kota Tanjung Pinang ini juga sangat mengutuk keras terhadap tindakan yang tidak manusiawi tersebut.Dalam kesempatan ada itu,Iskandar syah menghimbau para jurnalis untuk tidak memberitakan aksi teror tersebut ,tanpa sumber yang jelas.Sehingga dapat menimbulkan opini dan asumsi negatif di masyarakat.
” Yang pertama saya turut prihatin dan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa ini dan yang kedua, saya harapkan agar semua media dalam mempublikasikan berita terkait isu terorisme perlu memahi kode etik peliputan yang benar, sehingga tidak menimbulkan asumsi negatif dan opini.” Kata Iskandar melalui rilis yang ada.
Tidak hanya Iskandar,Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Tanjung Pinang Murdani Hadinata,mengatakan kalau aksi yang ada tersebut, merupakan bentuk kecaman atas segala bentuk tindakan terorisme.
” Kami jelas mengutuk keras tindakan yang dilakukan teroris di Surabaya, kami sebut itu tindakan orang gila.” Kata Murdani Hadinata.
Foto bersama

Untuk itu juga, pihak ormas dan Kepemudaan dalam aksi yang telah berlangsung tersebut,meminta kepada aparat penegak hukum untuk terus bertindak persuasif dan reprensif menyikapi tindakan terorisme yang sudah melukai seluruh masyarakat Indonesia.
” Kita bisa lihat dalam beberapa waktu ini, apakah prilaku masyarakat semua bisa berdampak, bagaimana dengan orang yang bercadar, apakah mereka juga salah, ini dampaknya sangat luas, maka sudah seharusnya aparat penegak hukum bertindak persuasif atau reprensif saat ini.” Kata Murdani menambahkan.
Terakhir,Sekretaris Pemuda Pancasila Kota Tanjung Pinang ini mengharapkan aparat Kepolisian dapat merangkul ormas-ormas yang pro dengan Pancasila untuk ikut serta memberantas terorisme di Indonesia.
Diwaktu yang hampir bersamaan,Kapten Inf.Budi Hartanto selaku Danramil Kota Tanjungpinang pada saat alsi tersebut,juga menegaskan kalau pihaknya sangat mengutuk keras dengan adanya teror bom tersebut.
Untuk itu juga,Danramil Kota Tanjung Pinang ini menghimbau seluruh masyarakat khususnya yang berada di Kota Tanjungpinang,untuk lebih peduli lagi sesama.Dan disamping itu juga,diminta untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban dimana pun berada.
” Intinya kita harus peduli terhadap orang, antar sesama, kita harus meningkatkan kewaspadaan. Khusus di Tanjungpinang, kita jaga kampung kita ini agar tetap aman dan damai.” Kata Kapten Inf. Budi dengan nada datar,namun penuh ketegasan tersebut.(Im).

Read Previous

Mobil terbakar,pemilik belum buat laporan resmi

Read Next

Terjun ke pantai,Lanal Dabo tanam manggrove

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *