Kuliner Lingga akan curi moment di STQ-7 Provinsi Kepri

Selingga.com (03/05) Lingga.Seleksi Tilawatil Qur’an ke-7 tahun 2017 untuk tingkat Provinsi Kepri yang diadakan di Batam pada Kamis (04/05) nanti,akan dipenuhi juga oleh khalifah dari Bunda Tanah Melayu sebanyak 200 orang lebih.Jumlah tersebut terdiri dari peserta lomba,pendamping,rombongan pengembira barisan Ta’aruf,panitia STQ Kabupaten Lingga serta jajaran Pimpunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
” Untuk Lingga, akan menurunkan 14 orang peserta untuk mengisi dua cabang yang dilombakan pada STQ Provinsi di Batam nanti, diantaranya cabang Tilawah anak/dewasa dan cabang hafalan Qur’an (Hafiz) 1-30 Juz.Untuk Tilawah dan Hafiz, kami akan berupaya mencapai peringkat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi untuk stan bazar kami optimis. Karena tren Lingga selalu baik untuk yang satu ini.”Kata H.Zukri selaku Kabag Kesra pada Selasa (02/05) di Daik melalui rilis dari Humas Pemkab Lingga.
H.Zukri juga menambahkan kalau Kabupaten Lingga lewat kerjasamanya antara Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (BPM-PTSPP), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan beberapa instansi daerah lainnya, akan menampilkan berbagai macam produk unggulan kreatif dan khas milik Bunda Tanah Melayu di stand bazar kabupaten.
“Kali ini Lingga akan menampikan kuliner khas Bunda Tanah Melayu yang masih dipertahankan sampai hari ini.Pada inti nya,STQ ini bukan sebatas lomba saja.Tetapi nilai-nilai religius yang terkandung di dalam nya.Kita tidak boleh melupakan tujuan sebenarnya,yakni syiar Islam.Agar Al-Qur’an tetap menjadi pedoman hidup bagi ummat kedepannya.” Tambah Kabag Kesra Lingga ini.
Selain itu,Lingga juga mengirimkan 49 hafiz Qur’an 5-30 Juz dari beberapa pesantren kabupaten setempat, untuk diwisuda bersama 1.000 hafiz se Kepulauan Riau oleh Guburnur Nurdin Basirun.H Zukri juga berharap dengan keikutsertaan Lingga di agenda STQ tingkat Provinsi Kepri di kota Batam tersebut,semakin menyemarakkan agenda bernuansa islami yang rutin digelar pemerintah daerah setiap tahunnya itu.(Im).

Read Previous

Dari kisah baju kaos,sampai diplomasi "meja kopi" ala Kapolres Ucok Lasdin

Read Next

Mirip cerita "kolor hijau",warga Kampung Baru lapor Polisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *