Lili Pintauli, Wakil Ketua KPK, Baca Puisi di Dabo

Lingga70 Views
banner 468x60

Selingga.com (21/12) Dabo. Bersamaan berakhirnya masa kerja KPK jilid IV, Presiden Jokowi melantik pimpinan dan Dewan Pengawas KPK periode 2019 – 2023 di Istana Negara, Jakarta pada Jum’at (20/12) tadi. Lima pimpinan yang diambil sumpahnya saat itu adalah Firli Bahuri sebagai Ketua KPK, serta Alexander Marwata, Nurul Gufron, Nawawi Pamolango, dan Lili Pintauli Siregar sebagai wakil ketua.
Dari lima orang yang dilantik saat itu, sosok Lili Pintauli Siregar (53), mampu menarik perhatian beberapa kalangan. Sama seperti Basaria Panjaitan sebelumnya, Lili Pintauli merupakan satu-satunya perempuan yang berhasil lolos menjadi unsur pimpinan di lembaga pemberantasan korupsi tersebut.

Lili Pintauli Siregar, wanita yang lahir di Tanjung Pandan ini, memiliki sejumlah riwayat perlindungan hukum. Sepak terjangnya di bidang hukum dimulai saat ia menyelesaikan Sarjana Hukum tahun 1991 dari Universitas Islam Sumut. Dikenal juga sebagai seorang advokat perempuan yang memberikan bantuan hukum bagi petani dan nelayan di Sumut, saat menjabat sebagai asisten pembela umum LBH Medan pada tahun 1991. Kemudian Lili bergabung dengan Pusat Bantuan dan Penyanderaan Hukum Indonesia (Puskabumi) Medan. Kemudian Lili pindah ke Jakarta. Sampai akhirnya, langkah dari Istri Ade ini, menuju kursi KPK.
Selain berkecimpung di bidang hukum, Lili juga menyukai sastra. Ini terlihat saat beliau mengunjungi Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepri, pada 5 Desember 2019 lalu. Berkaos oblong dan celana jeans, serta memikul ransel, Lili cepat memberikan suasana akrab dengan orang-orang yang baru ditemuinya. Lili yang saat itu datang bersama suaminya, Ade, dibawa oleh Romo Paschalis, Ketua KKPPMP (Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau) untuk Keuskupan Pangkal Pinang.
“Iya, sebelumnya Ibu Lili silaturrahmi dengan bapak dan ibu, dan itu kali kedua beliau datang ke Dabo. Kita mengucapkan selamat, atas dilantiknya beliau sebagai Wakil Ketua KPK, pada Jum’at (20/12) tadi. Semoga beliau tetap amanah,” kata Romo Paschalis.

dari kiri : Ibu Lili Pintauli, Ade (suami Ibu Lili Pintauli), dan Romo Paschalis

Dalam kunjungannya saat itu di Dabo, Lili Pintauli dan suami disambut oleh Komunitas Sastra Dilaut. Di Kafe Dapo Mamak, Lili menyempatkan membaca satu puisi. Selain itu, Lili dan suami disematkan kain dan tanjak oleh Ketua Komunitas Sastra Dilaut, Ayoe Sriwahyuni.
Pembacaan puisi kolaborasi Romo Paschalis dan Ayoe Sriwahyuni

“Alhamdulillah, Ibu Lili berkenan hadir di tengah-tengah Komunitas Sastra Dilaut. Tentunya ini sesuatu yang luar biasa, apalagi Ibu Lili ikut juga baca puisi, saat itu. Kami dari Komunitas Sastra Dilaut, mengucapkan selamat atas dilantiknya Ibu Lili Pintauli. Mudah-mudahan bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi, amin,” kata Ayoe Sriwahyuni. (Im).

banner 325x300
Baca juga :   Terapkan WebGIS, Perumda Air Minum Tirta Lingga Pantau Tekanan Laju Air dan Sistem Pemetaan Jaringan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *