Polres Kepulauan Anambas Lakukan Pengecekan Obat-Obatan Yang Telah Ditarik Peredarannya

Kepri131 Views
banner 468x60

Selingga.com (21/10) Kepulauan Anambas. Polres Kepulauan Anambas melalui Kasat Reskrim Polres Kepulauan Anambas, AKP Rifi Hamdani Sitohang, S.sos melakukan pengecekan obat-obatan yang telah ditarik peredaran sebelumnya oleh pemerintah. Kegiatan pengecekan tersebut di gelar pada Jumat (21/10) tadi sekitar pukul 13.30 wib
di apotik-apotik yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas tersebut.

Dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Kepulauan Anambas ini memberikan arahan terkait pembagian tugas menjadi 2 Tim dan cara bertindak di lapangan.

Tujuan pelaksanaan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pengecekan dan pendataan terhadap obat-obatan sirup yang diduga mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DG) yang telah dilarang oleh BPOM. Kemudian untuk mencegah beredarnya obat-obatan yang telah dilarang oleh BPOM tersebut.

Polres Kepulauan Anambas Lakukan Pengecekan Obat-Obatan Yang Telah Ditarik Peredarannya.(foto : istimewa)

Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas juga diminta untuk tidak membeli atau mengkonsumsi jenis obat-obatan yang telah ditarik dan dilarang oleh BPOM. Sedangkan pemilik apotik yang ada di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas dihimbau untuk tidak menjual lagi jenis obat-obatan yang dilarang oleh BPOM tersebut.

Dari hasil kegiatan tersebut ditemukan 4 apotik yang memilik obat-obatan yang telah dilarang jual oleh BPOM yaitu sebagai berikut, Apotek Sehat, Apotek Fortune, Apotek Anambas Sehat Mandiri, Apotek Anza Farma .

Polres Kepulauan Anambas Lakukan Pengecekan Obat-Obatan Yang Telah Ditarik Peredarannya.(foto : istimewa)

Kemudian Obat-obatan yang dilarang dijual tersebut telah didata dan disimpan untuk sementara di masing-masing apotek sambil menunggu tindakan lanjut dari Pemerintah. (Red/rls).

banner 325x300
Baca juga :   Kapolres Kepulauan Anambas Lakukan Pengecekan Gudang KPU Kepulauan Anambas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *