Bunyi Ledakkan Sekali, Kardus Hangus, Nongcik Rugi 20 Juta Lebih

Singkep137 Views
banner 468x60

Selingga.com (21/02) Dabo. Nongcik (47), warga Telek Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga hanya bisa menatap pasrah ketika tumpukkan kardus bekas di gudang sebelah rumahnya yang berjarak sekitar belasan meter, hangus oleh jilatan api pada Kamis (21/02) tadi. Kejadian awal terbakarnya gudang milik penampung besi bekas ini, diketahui setelah diberitahu oleh salah seorang warga yang melewati rumahnya saat itu.
“Kejadiannya sekitar jam 12 lewat lah. Ada kawan yang lewat, singgah kerumah memberitahukan. Saat itu saya sedang didalam rumah. Yang terbakar gudang kardus,” kata korban Nongcik kepada Selingga.com saat itu.

Tumpukkan kardus bekas di gudang Nongcik dilalap jago merah

Akibat musibah kebakaran tersebut, Nongcik mengaku kalau dirinya menderita kerugian sekitar Rp. 20 juta lebih.
“Banyak lah, lebihlah Rp. 20 juta. Yang kerja disini 1 orang,” terang Nongcik yang masih terlihat lemah akibat kejadian tersebut.
Penyebab kebakaran saat ini masih diselidiki oleh pihak Polsek Dabo Singkep.
Nongcik dan istri

“Belum tahu, nanti lah. Kita masih dalam tahap penyelidikkan,” kata Kanit Reskrim Polsek Dabo Iptu Donal Tambunan yang berada dilokasi kebakaran.
Sebelum dilakukan pemadaman oleh pihak Damkar, kebakaran di gudang milik Nongcik ini sempat diwarnai dengan adanya ledakkan.
“Saya sampai, mobil Damkar pun sampai juga. Belum lagi kami mulai bekerja mematikan api, ada suara ledakkan. Itu kemungkinan dari drum bekas aspal. Mungkin tertutup dan ada uap minyak nya. Ledakkannya sekali saja,” kata Imul, salah satu anggota Damkar kepada Selingga.com.
Kanit Reskrim Polsek Dabo Iptu Donal Tambunan

Sejauh ini api berhasil dijinakkan oleh petugas Damkar yang dibantu oleh beberapa personil polisi. Untungnya disekitar lokasi kejadian, jarak dengan rumah yang terdekat sekitar 100 meter lebih.(Im).

banner 325x300
Baca juga :   Semaraknya Pawai Taaruf MTQ VII Provinsi Kepri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *