Sekda,DP2KA dan Bappeda sasaran tembak Awe-Nizar

Selingga.com. Daik (29/01). Berselang satu jam setelah selesai Rapat Paripurna Istimewa Penetapan pasangan H.Alias Wello S.Ip dan Muhammad Nizar S.Sos sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Jum’at (29/01) tadi,Muhammad Nizar S.Sos ketika ditemui Selingga.com memaparkan tentang wacana tentang “audit” terhadap SKPD yang ada,guna untuk mensingkronkan dengan visi dan misi pasangan Awe-Nizar ini. Hal tersebut terkait akan adanya bongkar pasang setingkat Kepala Dinas dan Kabag dalam Kabinet kerja mendatang.
” Untuk bongkar-pasang Kepala Dinas dan Kabag,hari ini dilantik,besok pun boleh kita tukar lagi. Itu gampang. Tetapi kalau untuk merubah apa yang menjadi hak masyarakat agar terpenuhi,itu yang sulit nya. Makanya kita nanti dengar bagaimana program masing-masing Kepala Dinas dihadapan Bupati terpilih nanti nya.Kemudian sambil berjalan nantinya,apakah itu dalam program 100 hari kerja,itu sudah kita bicarakan dengan Pak Bupati kemarinnya.Dan ada beberapa SKPD yang kita anggap hari ini ada persoalan.Kita tidak menyebut SKPD nya.Tetapi nanti sambil berjalan setelah dilantik,kita akan melakukan “audit” terlebih dahulu.Setelah “audit” itu dapat hasilnya,kita akan panggil dan kita sampaikan dari anggaran yang ada sekian dengan persoalannya begini.Dan ada beberapa SKPD yang menjadi catatan kita selama ini.Itulah yang penting nya.”Kata mantan Ketua DPRD Lingga ini.
Sekda,DP2KA dan Bappeda merupakan hal yang mendesak untuk diganti,ketika disinggung dinas mana yang menjadi prioritas bakal terjaring roda penyegaran dalam program kerja pasangan Awe-Nizar ini.
” Kalau bahasa dari Ketua Senior (Kamarudin Ali),ada 3 tungku sajarangan.Kalau di eksekutif itu ada Sekda,DP2KA dan Bappeda.Ini harus kita kuat kan dulu.Kemudian yang berikutnya PU,Kimpraswil,Dinas Pendidikan,Dinas Kesehatan dan Perhubungan.Ini menjadi agenda yang penting juga.Tetapi tiga yang pertama tadi,3 tungku sajarangan yakni Sekda,DP2KA dan Bappeda.”Tambah Muhamad Nizar.
Lambat nya dilantik merupakan kendala terhadap pasangan “Lingga Terbilang” ini dalam menjalankan agenda program kerja 100 hari mereka.
” Kendalanya itu pada hari ini,dan memang kita dapat bocoran dari beberapa SKPD tentang adanya kekuatiran dari masyarakat dan teman-teman di DPRD,kalau kita lambat di lantik dan tidak mengambil langkah-langkah yang betul-betul ekstra hati-hati,ini akan berbahaya.Sedangkan lelang berjalan terus.Makanya kita akan mulai dengan “audit” itu.Misalkan nantinya kalau pelantikkan di Tanjung Pinang sesuai dengan undang-undang yang dulu,setelah dilantik kita akan rapat dilantai 3 Batu 8 Tanjung Pinang.Kita akan agendakan penyampaian program kerja 100 hari kita.Setelah itu kita akan cari waktu yang tepat untuk minta Kepala Dinas,SKPD-SKPD itu untuk menyampaikan program misi dan visi mereka guna menunjang visi dan misi yang telah kita sampaikan ke masyarakat waktu kita kampanye kemarin itu.”Papar Wakil Bupati terpilih ini panjang lebar.
Bagaimana pun SKPD-SKPD yang ada harus bisa mengadopsi dan menerapkan program-program kerja dari pasangan Awe-Nizar ini kedepannya.Buat masyarakat Lingga,mereka hanya punya hitungan matematika yang sederhana.Yaitu suatu perubahan berupa kemajuan buat Bunda Tanah Melayu dan bisa berdiri sejajar dengan Kabupaten/Kota lainnya.(Im)

Read Previous

Camat Singkep Selatan : "Jangankan 600 Ha,1000 Ha Pun Bisa

Read Next

Awe-Nizar Buka Diri Buat "Anak Daerah" Yang Berada Di Luar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *