Telunjuk wasit ketitik 12,PS Bintan juara.Pelatih PS Natuna tidak mau komentari

Selingga.com (27/07) Dabo.Telunjuk wasit tengah Sudirman asal Tanjung Pinang mengarah ketitik 12 pas.Tendangan penalti pun diambil oleh Dimas Prayoga,salah satu pemain dari PS Bintan pada menit-menit akan berakhir nya babak ke-2 pada partai final bola kaki Popda-7 Provinsi Kepri yang mempertemukan PS Bintan vs PS Natuna.Kesempatan emas pun dimanfaatkan sebaik-baik nya oleh pemain bernomor punggung (16) itu.Dan tercipta lah satu-satu goal dalam laga final yang dilaksanakan di lapangan Mardeka Dabo Singkep pada Jumat (27/07) tadi.

Partai final untuk cabor sepak bola pada Popda-7 itu,kembali mempertemukan PS Bintan vs PS Natuna pada pertarungan ‘puncak’ tersebut.Sebelumnya diawal pembukaan pertandingan untuk cabor sepakbola ini,kedua tim telah bertemu pada awal pertandingan.Dan PS Bintan saat itu juga berhasil mengungguli PS Natuna dengan scor 1-0.

Dimenit awal babak pertama berlangsung,pihak PS Bintan berusaha untuk ‘mencuri’ goal di wilayah pertahanan PS Natuna.Namun belum membuahkan hasil.Natuna juga berusaha mengubah papan scor yang masih tertera 0-0,melalui tendangan bebas yang mengarah langsung kepalang pintu gawang PS Bintan dalam menit ke-3 jalannya permainan.Namun belum juga menghasilkan apa-apa.Kedua kesebelasan awalnya sama-sama membuka serangan dari sayap kanan.Namun sampai dengan penambahan 1 menit dari waktu normal pun selesai,tidak ada gol yang bersarang di dalam jaring kedua kesebelasan ini.Sampai lah pada pelanggaran yang dilakukan salah satu pemain PS Natuna dalam kotak terlarang mereka.Dan hadiah finalti yang menentukan PS Bintan menjuarai cabor sepak bola ini.

Keputusan wasit menunjuk titik putih pada detik-detik akhir pertandingan,sepintas dinilai beberapa penonton sangat menguntungkan PS Bintan.Namun ketika hal tersebut ditanyakan tanggapan dari pihak PS Natuna melalui pelatihnya,Yulpi tetap menanggapi dengan bijak dan menghargai keputusan wasit dari Tanjung Pinang tersebut.

Pengalungan medali pemain PS Natuna oleh Ibi Heryulita Alias Wello

” Ini pembinaan,itu lah hasil pertandingan.Harus ada yang menang dan kalah.Usia muda ini,jangan kita saling menyalahkan.Mereka (pelajar-red) harus dididik untuk menghargai lawan,menghargai wasit.Walaupun kalah,harus tegak.Biar mereka tahu,kalau main bola itu ada kalah,ada menang nya.” Kata Yulpi saat pertandingan telah selesai.
Pengalungan medali terhadap pemain PS Bintan oleh Kadispora Kepri

Ketika disinggung lagi,apakah wajar bagi pihak nya atas keputusan wasit menunjuk titik putih untuk pelanggaran salah satu pemainnya,Yulpi tidak mau berkomentar lebih panjang lagi.
“Ha ha … Saya tidak mau komen lah.No coment,jangan tanya saya lah,ha ha.” Kata Yulpi.
Coach PS Naruna Yulpi

Wasit saat itu dipimpin oleh wasit tengah Sudirman yang berasal dari Tanjung Pinang.Untuk wasit asisten I Teguh,asal dari Batam.Dan wasit asisten II dipegang oleh Arimi yang berasal dari Karimun,serta wasit cadangan diisi oleh Bayu,dari Tanjung Pinang.(Im).

Read Previous

Bayi meninggal dalam kandungan,dokter kandungan tidak datang,Ibu bayi pasrah,Direktur RSUD Dabo bilang sesuai SOP

Read Next

Lingga di "Puncak ke-2",pihak Dispora Lingga pun akui dua kekurangan nya juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *