Lingga di "Puncak ke-2",pihak Dispora Lingga pun akui dua kekurangan nya juga

Lingga63 Views
banner 468x60

Selingga.com (27/07) Dabo.Tampil nya Kabupaten Lingga diperingkat ke-2 pada perolehan medali pada Popda-7 Provinsi Kepri yang diadakan di ‘Bumi Bunda Tanah Melayu’ itu,dipandang sebagai sejarah baru bagi olahraga setingkat pelajar tersebut.Dengan mengantongi 25 medali emas,Lingga berhak berdiri mendampingi Batam yang berhasil keluar sebagai juara umum I dengan total perolehan medali sebanyak 35 buah.

” Nomor dua itu sudah sangat pas.Karena target kami kemarin,kan tidak muluk-muluk.Untuk saat ini kita memang nomor dua,tetapi kita akan berusaha untuk melakukan yang terbaik pada Popda di Natuna nantinya.Ini merupakan sejarah lah bagi pelajar Lingga dalam rangka even olahraga setingkat pelajar.Kita juga mengucapkan terima kasih,pertamanya kepada Bupati Lingga.Kemudian pihak-pihak yang selama ini mensupport berlangsungnya kegiatan popda-7 ini.Baik dalam segi panganggarannya.Kemudian OPD-OPD yang terlibat,yang tidak dapat kita sebutkan satu-persatu.Dan yang utama sekali,kita mengucapkan terima kasih yang setinggi-tinggi nya kepada masyarakat Kabupaten Lingga yang telah ikut andil untuk membantu mensukseskan segala bentuk perhelatan selama berjalannya popda ini.” Kata Dispora Lingga melalui Kabidpora nya Saparudin kepada pihak media pada Jumat (27/07) tadi di Dabo.
Antusias masyarakat diakui Sapar,terlihat dari ramainya penonton saat berlangsung nya setiap even-even yang ada.

Kabidpora Saparudin bersama Sekda Lingga Jumaradi Esram

” Itu nampak kita saksikan dengan ramainya masyarakat yang menonton.Kita perlu berbangga juga dengan beberapa even yang ada di Kabupaten/Kota yang lain,antusias masyarakat disini untuk melihat pertandingan,itu sangat tinggi sekali.” Kata Sapar.
Namun Sapar mengakui kalau pihaknya pun tidak terlepas dari kekurangan selama berjalannya kegiatan pelajar 2 tahunan tersebut.

” Kita akui lah,masalah transportasi menjadi suatu kendala.Kalau saya lihat,yang pertama transportasi darat.Kita kekurangan bus.Apalagi saat pemulangan,itu semuanya serentak.Adalah beberapa orang yang mengeluhkan hal ini.Tetapi kita antisipasi dan kita tidak menutup realita bahwasanya inilah kelemahan kita.Kita akui,ya kan.Ini lah Kabupaten Lingga dengan segala kekurangan yang ada.Tetapi kita jangan gara-gara ini tidak pede.Tetapi Alhamdulillah dengan hasil yang telah kita laksanakan selama 1 Minggu ini,pihak Provinsi Kepri sendiri,Bapak Nurdin sendiri memberikan apresiasi terhadap perjalan Popda ini.” Papar Sapar sedikit panjang lebar.
Tidak hanya masalah transportasi,Sapar juga mengakui kalau pihaknya juga sedikit kelimpungan dengan persiapan untuk fasilitas penginapan bagi peserta Popda tadi.
” Kekurangan masalah penginapan juga.Dan ini menjadi kendala juga bagi kita.kita punya hotel sekitar 400 lebih kamar.Itu tidak mampu untuk menampung orang ribuan.Tetapi dengan adanya kerjasama dengan masyarakat,homestay yang ada,mereka bisa ditampung di situ.Dan Alhamdulillah beberapa juri mengakui keramahan dari masyarakat kita.Baik yang ada di Kote,Lanjut,tempat kita mengadakan atletik.” Tambah Kabid Pora Lingga ini.

Sapar juga bersyukur dengan cuaca yang mendukung selama berlangsungnya pelaksaan Popda tersebut.
” Dan Alhamdulillah selama kegiatan berlangsung,itu tidak ada hujan.Kalau ada hujan,itu memperlambat proses perlombaan.Dan itu yang menjadi kekhawatiran kita juga.Karena kalau ini terjadi,faktor alam,jadwal akan berubah.” Kata Sapar.(Im).

banner 325x300
Baca juga :   Vaksinasi Dosis Ketiga Digelar di Dabo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *