Awe Terusik,SMPN 1 Seperti "Hutan"

Singkep113 Views
banner 468x60

Selingga.com (09/07) Dabo.Berkurang nya minat siswa baru untuk mengenakan seragam putih-biru dengan lambang lokasi sekolah bertuliskan SMPN 1 Dabo Singkep pada pendaftaran siswa baru beberapa masa tadi,dan ditambah dengan pemberitaan yang ada oleh pihak media tentang keadaan sekolah yang terkesan tidak terawat,seakan mengusik keingintahuan yang besar dari Alias Wello.
Tak heran kalau Bupati Lingga Alias Wello yang tercatat sebagai Alumni-76 SMPN 1 untuk melihat langsung keadaan yang sebenar nya tentang keadaan dalam lingkungan sekolah di Bukit Kapitan itu.Hal ini disampaikan langsung oleh Awe,dihadapan para Alumni-76 dan pihak SMPN 1 pada Sabtu tadi di salah satu ruangan yang ada di sekolah tersebut.

Bupati Lingga,Alias Wello saat memberikan sambutannya
Bupati Lingga,Alias Wello saat memberikan sambutannya

” Sekolah ini sudah ada fasilitas nya yang ditambah.Namun sedikit catatan dari saya,ada banyak yang tidak berubah.Sekolah ini masih seperti wajah-wajah dulu lah.Beberapa masa yang lalu,ada statemen dari salah seorang Dewan yang datang kesini dan ditulis oleh pihak media (tentang keadaan SMPN 1).Untuk itu kita berterima kasih.Kalau tidak ada wartawan ini menulis,mungkin masalah ini,banyak kawan-kawan yang tidak tahu.Jadi heboh lah masa itu,karena ditulis disini (SMPN 1) sudah seperti hutan.Saya selaku alumni SMPN 1 ini merasa terusik,bukan karena tulisan,tetapi karena kenyataan.Saya pun tanpa pikir panjang,langsung melihat kesini waktu puasa tadi.Saya masuk sendiri dan keliling di belakang sini.Saya tengok,apa yang ditulis wartawan,itu betul.Wah,ini luar biasa sekali.Saya ceritakan kepada kawan-kawan apa ada nya.Jadi kita semangat lagi untuk langsung action sekarang ini.Terbantu juga kawan-kawan guru kita disini.”Kata Alias Wello.
Awe pun menambahkan kalau keterbatasan yang ada jangan sampai membuat tidak berdaya dan putus asa.
Kondisi halaman SMPN 1 Dabo
Kondisi halaman SMPN 1 Dabo

” Dalam hal ini,kemampuan Pemerintah Daerah terbatas.Tetapi dengan keterbatasan itu,jangan membuat kita tidak berdaya,pasrah sama keadaan.Sumber persoalannya,bagaimana SDM yang mengelola sekolah ini.Dan saya sebagai Alumni SMPN 1,saya betul-betul terusik.Saya merasa prihatin dengan kenyataan sekolah kita pada hari ini.Ini persoalan kita bersama.Pemda pun punya andil disitu.Alumni-76 SMPN 1 Dabo pun merasa terpanggil.Dan guru-guru disini pun harus kreatif.Kalau dalam ilmu Abri,ini salah,salah pimpinan.Tidak ada anak buah yang salah.Maka nya kalau ada yang aneh-aneh di Kabupaten Lingga ini,salah kan Alias Wello nya.Berarti Alias Wello nya tidak mampu.Jadi ketika kita masuk kesini (SMPN 1),kelihatan kumuh.Ini ironis bagi kita semua.Sekolah ini harus menjadi sekolah percontohan,sekolah unggulan kedepan nya.”Papar Awe panjang lebar dan jelas.(Im).

banner 325x300
Baca juga :   Jambret berambut ikal,rugikan korban nya Rp. 1.250.000 di jalan Raya Berindat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *