“dapo WakBedhoel” Siap Manjakan Lidah Pelanggan dengan Kuliner Tradisional Melayu Mandah

NASIONAL1657 Views
banner 468x60

Selingga.com (23/03) Pekanbaru. Salah satu kuliner tradisional Melayu, khususnya dari daerah Mandah-Inhil, ikut meramaikan jalannya Ramadan tahun ini untuk daerah Pekanbaru, Riau. Bertempat di Jalan Kembang Harapan II, Nomor 45 A, RT 01 RW 03, Kelurahan Cintaraja, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, kehadiran warung kuliner “dapo WakBedhoel” seakan siap memanjakan lidah para penggemar kuliner tradisional yang ada saat ini.

Owner sekaligus koki dari “dapo WakBedhoel”, Syariful Ishak kepada Selingga.com pada Sabtu (23/03) tadi melalui pesan elektronik mengatakan kalau pihaknya selalu menjaga kualitas dari bahan-bahan yang ada.

“Bapak-bapak, ibu-ibu, encik-encik, tuan-tuan, puan-puan, datok, dan datin, di “dapo WakBedhoel” ini melayani selera para pemesanan dan selalu menjaga kesegaran bahan yang dimasak,” kata Syariful Ishak.

Owner dari “dapo WakBedhoel”, Syariful Ishak

Syariful Ishak mengatakan kalau pihak manajemen “dapo WakBedhoel” juga menyediakan menu untuk lebaran nantinya.

“Di bulan suci Ramadan tahun ini, “dapo WakBedhoel” juga melayani pesanan untuk hari lebaran dengan menu utama adalah “rendang kerang”. Tentunya bersama ketupat dan serunding, melayani juga rendang daging dan udang,” kata Syariful Ishak.

Tidak hanya itu, Syariful Ishak juga menambahkan kalau pihaknya juga akan menerima pemesanan dari luar kota.

“dapo WakBedhoel” Siap Manjakan Lidah Pelanggan dengan Kuliner Tradisional Melayu Mandah

“Untuk menghadapi lebaran nanti, “dapo WakBedhoel” juga menerima pemesanan untuk luar kota dan luar Provinsi Riau, seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelas Syariful Ishak.

Syariful Ishak mengatakan kalau di “dabo WakBedhoel” berbagai hidangan berbahan sagu ciri khas dari Mandah, menjadi menu utama mereka.

“Di hari-hari biasa selalu siap melayani semua pemesan untuk sarapan pagi dan makan besar. Untuk menu andalan pagi seperti mi sagu, laksa sagu kari ayam, nasi goreng kampung, dan lain-lain. Untuk lauk-pauk menu andalan adalah asam pedas ikan seperti asam pedas ikan pari, asam pedas ikan sembilang, dan ikan-ikan lainnya sesuai selera pemesanan, dan selalu juga melayani menu “gulai lemak kepala ikan kakap”, kata Syariful.

Baca juga :   Aksi Keprihatinan Digelar UPN Veteran Yogyakarta
“dapo WakBedhoel” Siap Manjakan Lidah Pelanggan dengan Kuliner Tradisional Melayu Mandah

Syariful Ishak berharap usaha kuliner yang telah dijalaninya selama 3,5 tahun ini, dapat berjalan dengan baik dan selalu bisa memanjakan lidah penggemar kuliner tradisional yang ada saat ini.

“dapo WakBedhoel” Siap Manjakan Lidah Pelanggan dengan Kuliner Tradisional Melayu Mandah

Diketahui “dapo WakBedhoel” juga melayani pesanan untuk kenduri (acara-acara kapasitas kecil) dengan menu ditentukan oleh pemesan sendiri. Pelanggan juga dapat menghubungi “dapo WakBedhoel” pada +62 813 5549 0443 yang juga melayani jual beli lauk-pauk secara online. (Im).

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *