Petugas Polres Lingga diserang,penyerang "keok"

Selingga.com (19/09) Dabo.Mengantongi informasi dari masyarakat,Petugas Patroli Satsabhara dari Polres Lingga mendatangi TKP untuk mengambil langkah-langkah preventif terhadap simpatisan salah satu peserta pilkada terhadap tanda gambar peserta pilkada lainnya.Namun salah seorang simpatisan caleg beserta 4 orang temannya mencoba menghalangi dan salah satu dari mereka bahkan mencoba menyerang petugas yang ada.

simulasi awal terhadap pengamanan kota dalam rangka pengamanan pileg tahun 2019 di Kabupaten Lingga oleh pihak Polres Lingga yang diadakan di lapangan Mardeka Dabo Singkep pada Rabu (19/09)

Namun “Dewi Fortuna” nampaknya memihak kepada petugas yang diserang tersebut.Dengan bekal bela diri Polri yang dimilikinya,petugas tersebut dapat melumpuhkan penyerang nya.Sedangkan teman-teman sipenyerang,memilih untuk menyelamatkan diri dengan lari menjauh dari TKP.
simulasi awal terhadap pengamanan kota dalam rangka pengamanan pileg tahun 2019 di Kabupaten Lingga oleh pihak Polres Lingga yang diadakan di lapangan Mardeka Dabo Singkep pada Rabu (19/09)

Kejadian tersebut merupakan cupilkan dari narasi simulasi awal terhadap pengamanan kota dalam rangka pengamanan pileg tahun 2019 di Kabupaten Lingga oleh pihak Polres Lingga yang diadakan di lapangan Mardeka Dabo Singkep pada Rabu (19/09) tadi.
simulasi awal terhadap pengamanan kota dalam rangka pengamanan pileg tahun 2019 di Kabupaten Lingga oleh pihak Polres Lingga yang diadakan di lapangan Mardeka Dabo Singkep pada Rabu (19/09)

Kemudian dari simulasi yang ada tersebut,Kabag Ops Polres Lingga Kompol Rusdwiantoro menyampaikan kepada Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho S.I.K,MT.Dan oleh Kapolres Lingga,memerintahkan Unit Intel dan Reskrim untuk mencari keberadaan tersangka yang melarikan diri.Tidak membutuhkan waktu yang panjang,sipelaku dapat ditemukan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kabag Ops Polres Lingga Kompol Rusdwiantoro

Kemudian simulasi beralih kemasa pengiriman dan pendistribusian logistik pemilu.Disini pihak Polres Lingga nampak melakukan pengawalan kotak suara pilkada dari kantor Kecamatan menuju TPS-TPS dengan menggunakan kendaraan roda empat.
Namun kerawanan kembali terjadi pada saat penghitungan suara oleh KPPS.Tiba-tiba sekelompok masa pendukung salah satu caleg yang tidak puas dan merasa dirugikan,menyatakan tidak sah terhadap salah satu kartu suara.Akhir nya jalan demo pun ditempuh di KPUD Lingga.
simulasi awal terhadap pengamanan kota dalam rangka pengamanan pileg tahun 2019 di Kabupaten Lingga oleh pihak Polres Lingga yang diadakan di lapangan Mardeka Dabo Singkep pada Rabu (19/09)

Tidak mau kecolongan,Polres Lingga melalui Kabag Ops nya Kompol Rusdwintoro memerintahkan personil Satsabhara untuk mengawal dan mengamankan aksi demo tersebut berdasarkan Perkap No 16 tahun 2006 tentang pedoman pengendalian massa.Diadakanlah mediasi namun gagal.Perwakilan massa tetap ngotot ingin bertemu dengan Ketua KPUD Kabupaten Lingga.Setelah dijelaskan oleh pihak KPUD Lingga,bahwa wewenang untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah pihak KPU Provinsi Kepri,massa membubarkan diri.
Hasil dari KPU Provinsi Kepri ternyata tidak membuat pihak pendemo puas,dan mereka berencana untuk menggagalkan pelantikan caleg yang dipermasalahkan tersebut.
foto bersama setelah melakukan simulasi

Dibagian lainnya ditampilkan adanya penambahan massa untuk berdemo.Namun ending nya,pihak Polres Lingga dapat mengendalikan keadaan.Dan di Mako Polres Lingga,telah juga menyiapkan diri untuk mengantisipasi kemungkinan adanya unjuk rasa dan kerusuhan susulan.(Im).

Read Previous

Pemilu 2019 memiliki kompletifitas kerawanan,Partai-Partai di Lingga tanda tangani kesepakatan damai

Read Next

KPUD Lingga tanggapi kegiatan simulasi Polres Lingga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *