Bagi yang suka demo,Awe akan bangunkan Taman Aspirasi di Daik

Selingga.com (15/01) Dabo.Melekatnya predikat Lingga sebagai “Bunda Tanah Melayu”,tentu nya harus selalu disertai pengembangan pada sektor Kebudayaan.Setidak nya daerah Lingga dari sektor Kebudayaan nya bisa menjadi lambang bagi perkembangan dunia wisata nya.
Bupati Lingga ketika disinggung tentang pembenahan pada sektor kebudayaan,mengatakan kalau pihak nya akan melakukan kajian terkait hal tersebut.
” Nah,itu sudah saya bilang ke Pak Ishak selaku Kepala Kebudayaan.Itu harus dikelola betul-betul.Agar sektor kebudayaan itu bisa menjadi icon wisata kita.Aku pun minta Pak Ishak untuk membuat kajian tentang itu,biar berkembang.Bukan hanya budaya tari-menari yang kita urus nantinya itu.”Kata Alias Wello selaku Bupati Lingga kepada pihak media di Dabo pada Jum’at (13/01) tadi.
Ketika di singgung keberadaan rumah adat yang belum wujud sampai saat ini,Alias Wello mengatakan kalau pihak nya sedang mencari lahan untuk itu.
” Itu nantinya akan mengalokasikan lahan sebesar 50 Ha,yang lagi dicari di Daik.”Jawab Alias Wello Singkat.
Awe pun menambahkan kalau lahan yang akan di buatkan rumah adat tersebut,nanti nya juga akan dikembangkan untuk membuat miniatur Kepri di dalam nya.
” Konsep nya nanti,di lahan itu juga akan dibuat miniatur Kepri ini.Kalau Taman Mini Indonesia Indah kan miniaturnya Indonesia.Disini nanti nya miniatur Melayu Kepri.Jadi tiap-tiap Kabupaten/Kota yang ada di Kepri akan aku kasikan 1-2 Ha untuk berimproisasi tentang wilayah nya masing-masing.Adat-istiadat ada anjungannya masing-masing.Itu aku pusatkan di Daik.”Papar Awe.
Tidak cukup sebatas itu,untuk lokasi yang ada itu juga,mantan Ketua DPRD Lingga periode pertama tersebut berkeinginan untuk membangun taman budaya.Dan bisa juga nantinya dijadikan sebagai sarana untuk aksi demo masyarakat.
” Dan disitu nanti nya akan ada taman budaya,taman aspirasi.Dimana orang yang ingin protes-protes segala nya,disitu.Bebas ingin bicara apa saja tentang Pemerintah Kabupaten Lingga.Jadi kalau Bupati,Wakil Bupati,SKPD nya,bikin (protes-red) disitu.Bagi aku,kalau demo-demo itu bukan barang haram atau tabu bagi aku.Memang aku suka yang begitu-begitu itu.Jadi disitu nantinya benar-benar taman aspirantatif.Disitu ada kolam renang nya,ada taman budaya nya,taman aspiratif,ada miniatur Melayu Kepri dan sebagai nya.Aku undang nanti Gubernur,silahkan bangun disini.”Kata Alias Wello panjang-lebar.(Im).

Read Previous

Dua belas puisi dalam Suara Pemuda Satu diterbitkan

Read Next

Tim Pakem Lingga masih rahasiakan kelompok aliran menyimpang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *