Belasan Video Pelajar Lingga Ramaikan Lomba Video Kreatif Gurindam 12 Raja Ali Haji

Lingga143 Views
banner 468x60

Selingga.com (02/08) Dabo. Setelah dibuka pada 10 Agustus 2021 lalu, pengiriman video pada kegiatan Lomba Video Kreatif Gurindam Dua Belas Raja Ali Haji untuk pelajar SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Lingga telah ditutup pada Senin, 30 Agustus 2021, tepatnya pukul 23.59 WIB kemarin. Sebelumnya lomba Video Kreatif Gurindam Dua Belas Raja Ali Haji yang digelar oleh RD. Paschal bekerja sama dengan Komunitas Sastra Dilaut (KSD) ini dilaksanakan dengan cara peserta mengirimkan video kreatif mereka ke link yang telah disediakan panitia. Ketua Komunitas Sastra Dilaut, Ayoe SW pada Kamis (02/08) tadi di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga mengatakan peserta telah mengirimkan belasan video kreatif pada lomba yang digelar tersebut.

“Ada 11 peserta dari beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Lingga yang mengirimkan karya mereka. Peserta ada yang individu, ada juga yang tim. Adapun sekolah yang telah mengirimkan anak didik mereka untuk berpartisipasi dalam lomba ini, yaitu MA Al Barakah Singkep, SMA Negeri 2 Singkep, MTs Aqidatunnajin Lingga, SMA Negeri 1 Singkep, SMAS Baitul Quran Dabo (3 tim), SMA Negeri 1 Singkep Barat, SMK Negeri 2 Lingga, dan MTs Negeri Lingga (2 tim),” kata Ayoe SW.

Ketua Komunitas Sastra Dilaut, Ayoe SW

Ayoe SW mengatakan kalau digelarnya lomba tersebut secara online karena mengingat pandemik Covid-19 yang masih ada hingga saat ini.

“Pelaksanaan lomba video ini kami lakukan secara online mengingat masih merebaknya pandemi Covid-19 di Kabupaten Lingga,” ucap Ayoe SW.

Selain itu, Ayoe SW juga mengatakan kalau saat ini video yang masuk akan mulai dilakukan proses penilaian oleh para juri yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Lima orang juri, yaitu RD. Paschal, Alang Dilaut, Syaufi Anwar, Tengku Fadlan, dan Ayoe SW yang akan melakukan penilaian. Selasa, 7 September 2021, akan diumumkan tiga video terbaik,” kata Ayoe SW.

Baca juga :   Kasus “Kapal” Masih Berlayar Ditangan “Ahlinya”
Belasan Video Pelajar Lingga Ramaikan Lomba Video Kreatif Gurindam 12 Raja Ali Haji

Peserta yang telah mengirimkan video kreatifnya dan terpilih sebagai tiga video terbaik, masing-masing akan mendapatkan uang pembinaan beserta sertifikat dan buku karangan RD. Paschal.

“Masing-masing peserta dengan video terbaik akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp1.000.000,00, buku karya RD.Paschal yang berjudul “Aneka Relasi Manusia Menurut Gurindam Dua Belas Raja Ali Haji”, dan sertifikat. Selain itu, seluruh peserta akan mendapatkan e-sertifikat. Pengumuman akan disampaikan melalui akun media sosial Komunitas Sastra Dilaut dan grup WA peserta lomba,” ucap Ayoe SW.

Belasan Video Pelajar Lingga Ramaikan Lomba Video Kreatif Gurindam 12 Raja Ali Haji

Ketua Komunitas Sastra Dilaut ini berharap dengan digelarnya kegiatan lomba video kreatif bagi kalangan pelajar se-Kabupaten Lingga tersebut dapat menjadi semangat untuk kalangan pelajar agar lebih mengenal lagi sosok Raja Ali Haji.

“Kita harapkan dari lomba ini bisa menjadi pemantik semangat dan motivasi generasi muda untuk mengetahui sastra lama Melayu (gurindam) dan juga sosok pujangga yang berada di baliknya, yaitu Raja Ali Haji. Lomba ini juga awalnya bermula dari setelah diluncurkan buku karya RD. Paschal yang berjudul “Aneka Relasi Manusia Menurut Gurindam Dua Belas Raja Ali Haji” yang merujuk kepada masalah budaya dengan objek tulisannya adalah seorang tokoh pujangga Melayu, Raja Ali Haji (1808-1872) yang terkenal dengan karyanya Gurindam Dua Belas yang diterbitkan pada tahun 1846 silam,” papar Ayoe SW.

Belasan Video Pelajar Lingga Ramaikan Lomba Video Kreatif Gurindam 12 Raja Ali Haji

Sementara itu, selain belasan video dari peserta lomba, beberapa video dari anggota Komunitas Sastra Dilaut juga ikut meramaikan jalannya lomba video kreatif tersebut. Namun dalam lomba video kreatif saat ini, video dari anggota Komunitas Sastra Dilaut tidak diikutkan dalam lomba tersebut.

Belasan Video Pelajar Lingga Ramaikan Lomba Video Kreatif Gurindam 12 Raja Ali Haji

“Ada juga 6 video dari anak-anak yang merupakan anggota dari Komunitas Sastra Dilaut. Namun video tersebut tidak kita ikutkan dalam ajang lomba ini. Kami sepakat video dari anggota Komunitas Sastra Dilaut sifatnya hanya ikut meramaikan saja dan tidak masuk dalam penilaian karena kita juga menginginkan anak-anak yang tergabung di Komunitas Sastra Dilaut yang sebagian besarnya adalah pelajar tetap bisa berkreasi dalam ajang ini, namun tidak sebagai peserta,” papar Ayoe SW. (Im).

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *