Iuran Keamanan Di Pasar Sementara Dabo Singkep Akan Disama Ratakan

Selingga.com-Dinas Perindustrian Perdagangan Disprindag, dan Koperasi Kabupaten Lingga, Kabid Perdagangan Disperindagkop Raswin mengungkapkan, memang adanya pungutan yang dilakukan oleh oknum masyarakat, itu semata-mata hanya untuk uang keamanan, dan bukan pungutan retribusi ujarnya, “walaupun tagihan tersebut diketahui oleh Disperidag, namun uang itu tidak untuk setoran ke Disperindag tegasnya.
“Memang iuran tagihan tersebut, sudah ada kesepakatannya, jika terkait uang pungutan itu memang untuk uang jaminan keamanan yang selama ini telah dikelola dengan baik oleh masyarakat tempatan “ucap Raswin selaku Kabid Perdagangan disperindagkop Lingga, Sabtu (08/08/15).
‘Beliau mengatakan, pungutan itu sudah diketahui oleh pihak Disperindagkop, tentunya juga sudah disepakati oleh semua pedagang yang ada di pasar itu, dan jika terkait adanya laporan masalah pungutan yang tidak sama di antara pedagang pasar sayur dengan pedagang pasar ikan, itu juga sudah dibicarakan kepada mereka, “Dan dimulai bulan depan pungutan tersebut akan disamakan ratakan kata beliau.
“Kemarin mereka memang sudah kita panggil beberapa perwakilan aja dari pasar itu, guna menyepakati pungutan tersebut,”menjadi 30 ribu rupiah per pedagang,” kata beliau.
“Dan meskipun begitu, diakuinya bahwa, “temuan dari Disperindagkop Kabupaten Lingga di lapangan, cukup banyak pedagang yang memang terdata di disperindag,”namun tidak berjualan dilokasi yang telah disiapkan. ” Misalnya, di pasar ikan terdata ada 50 pedagang tapi yang berjualan hanya 15 meja, juga dengan pedagang pasar sayur, terdata 50 an lebih, hanya yang aktif berjualan sekitar 20 puluhan saja ungkapnya.
“Berdasarkan temuan tersebut Disperindag menghimbau,”jika nanti dari pihaknya akan melakukan penyaringan atau seleksi terhadap pedagang yang ada, “karena kebanyakan mereka hanya terdata saja, tentunya mereka ini tidak bisa lagi berjualan, di bangunan pasar yang baru itu jika sudah selesai ungkapnya. (Yan)

Read Previous

Diduga Aktivitas Tambang PT.GI Ilegal

Read Next

Penerima RTLH Harus Menyelesaikan Pembangunan Sesuai Proposal Anggaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *