Kwarcab Lingga Gelar Kursus Penerapan Metode Kepramukaan

Selingga.com (16/12) Dabo. Kursus Penerapan Metode Kepramukaan (KPMK) bagi Pembina Siaga, Penggalang dan Penegak yang berasal dari seluruh Kwarran, digelar oleh Kwarcab Lingga. Kegiatan yang diikuti 130 orang peserta yang terdiri dari Pembina putra dan putri tersebut, dilaksanakan pada 13 – 15 Desember 2019 tadi di Dabo Singkep.
Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Lingga, Drs. Junaidi Adjam, mengatakan kalau kegiatan KPMK yang digelar ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kakak -kakak pembina, serta upaya untuk menyamakan presepsi pelaksanaan metode kepramukaan baik itu di tingkat Kwartir Ranting maupun di tingkat gugus depan.
“Jadi, jika selama ini terdapat perbedaan pelaksaan teknis motode kepramukan di tingkat kwartir ranting maupun di gugus depan, maka melalui kegiatan KPMK ini dapat kita benahi dan sergamkan sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada di kepramukaan itu sendiri,” kata Junaidi, melalui rilis yang ada.

Kwarcab Lingga Gelar Kursus Penerapan Metode Kepramukaan

Junaidi juga mengatakan kalau kegiatan KPMK yang ada tersebut, dijalankan dengan menggunakan beberapa teknik. Mulai dari penjelasan materi kepramukaan dari para pelatih, praktek atau simulasi di lapangan, hingga diskusi.
“Dimana dalam setiap sesi kegiatan tersebut, para pelatih dan peserta akan membahas mulai dari hambatan dan persoalan-persolan yang kerap timbul ketika mereka menjalankan tugasnya di tingkat kwartir ranting maupun di tingkat gugus depannya,” kata Junaidi.
Junaidi juga berharap hasil yang diperoleh nantinya, bisa diterapkan kepada pembina-pembina yang ada.
“Kemudian dalam kesempatan ini saya juga berharap kepada seluruh peserta, agar hasil yang diperoleh dari KPMK ini nantinya dapat diterapkan dan disampaikan kepada pembina – pembina lain yang ada di Kwarran dan Gudepnya masing-masing,” kata Junaidi.
Sementara itu, Kasman S.E, salah seorang peserta yang berasal dari Kwarran Bakung Serumpun, memberikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Dari kegiatan ini tentunya saya secara pribadi banyak mendapatkan informasi dan ilmu metode kepramukaan itu sendiri. Baik itu langsung dari pelatih, maupun hasil diskusi bersama pembina-pembina yang lain. Saya berharapan kedepannya program seperti ini dapat terus jalankan Kwarcab Lingga dalam upayanya meningkatkan dan mewujudkan mutu kepramukaan di Bunda Tanah Melayu ini,” kata Kasman. (Im).

Read Previous

Riono Reses di Kelurahan Sungai Lumpur, Kelurahan yang Dulunya Seperti Dianaktirikan

Read Next

Lapas Dabo "Digeledah"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *