Pengunjung dan Pemilik Tempat Hiburan di Dabo Dikenakan Swab Antigen

Pengunjung dan Pemilik Tempat Hiburan di Dabo Dikenakan Swab Antigen

Selingga.com (16/07) Dabo. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lingga terus berupaya untuk melakukan pencegahan penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Lingga. Salah satu usahanya adalah dengan membatasi kegiatan masyarakat hingga sampai jam 22.00 wib. Selain itu Tim Gugus Tugas Covid-19 pada Selasa (15/06) malam tadi menggelar pelaksanaan swab antigen kepada pemilik usaha tempat hiburan dan pengunjung yang masih kedapatan beraktivitas di atas jam 10 malam.

Kabid Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten Lingga, Indra Jaya, saat ditemui pada Rabu (17/06) tadi di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, mengatakan kalau pihaknya telah mengingatkan pihak pengelola tempat hiburan untuk mematuhi surat edaran yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Pengunjung dan Pemilik Tempat Hiburan di Dabo Dikenakan Swab Antigen

“Untuk kegiatan kita tadi malam, ada beberapa yang memang kita temui masih buka. Tetapi semalam sudah kita lakukan penutupan. Insya Allah untuk penjaga dan ouwnernya sudah kita sampaikan untuk memberlakukan sesuai edaran bahwa jam 10 malam sudah harus tutup,” kata Indra Jaya.

Selanjutnya, Indra Jaya, menambahkan kalau mereka akan meminta pihak kecamatan untuk memberikan pengawasan terkait pembatasan kegiatan kepada para pelaku usaha tersebut.

“Untuk pelaksanaan kegiatan nantinya kita minta pengawasan daripada kecamatan, untuk melakukan pembatasan kegiatan mereka itu,” jelas Indra Jaya.

Dari pelaksanaan swab antigen saat itu ditempat hiburan, Indra mengatakan kalau hasil semuanya negatif.

“Alhamdulillah kita sudah lakukan dari semalam sampai saat ini dan hasil semuanya negatif. Kita berdoa semoga kegiatan ini tetap berjalan dan pandemik ini cepat berlalu,” kata Indra Jaya.

Pengunjung dan Pemilik Tempat Hiburan di Dabo Dikenakan Swab Antigen. (Foto : Istimewa – Arnel)

Disinggung apakah ada gesekan saat melakukan kegiatan pelaksanaan swab antigen kepada pelaku usaha tempat hiburan dan pengunjung yang masih kedapatan melakukan antivitas ditempat hiburan diatas jam 10 malam saat itu, Indra mengatakan kalau para pelaku usaha maupun pengunjung bisa memahaminya.

“Memang ada sedikit ketegangan, namun sudah bisa kita berikan pengertian. Karena pelaksanaan kegiatan ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk penyadaran pada diri kita masing-masing agar selalu menjaga orang yang kita sayangi,” kata Indra Jaya. (Im).

Read Previous

Tidak Pakai Masker, Pengendara Kendaraan Bermotor di Dabo di Swab Antigen

Read Next

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lingga Gelar Sosialisasi PP Nomor 35 Tahun 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *