Tiga Desa Di Posek,Rebut Pusat Pemerintahan

Lingga81 Views
banner 468x60

Selingga.com (06/04) Singkep Barat.Pemekaran Kepulauan Posek dari Kecamatan Singkep Barat sebagai Kecamatan induknya telah nampak semakin jelas dengan turun nya Ketua DPRD Lingga Riono didampingi oleh Dewan dari Komisi I Neko Wesha Pawelloy dan Seniy Ng pada Rabu (06/04) tadi.
Biar pun Perda menempatkan Tanjung Pring sebagai pusat Pemerintahan,namun Riono mengatakan kalau ada 3 lokasi dalam wilayah Posek untuk diajukan sebagai lokasi pusat Pemerintahan nanti nya.
WP_20160406_10_40_52_Pro (2)
” Sekarang ini berdasarkan pada Perda Pemekaran Kecamatan,pusat pemerintahannya di Tanjung Pering.Namun selama ini terbiar karena adanya defisit anggaran.Kemudian Nomor Registernya kemarin itu,kita masih menunggu.Nah,hari ini Nomor Register nya sudah jelas.Artinya pemerintahan tahun depannya otomatis akan membangun di lokasi Tanjung Pering.Namun sekarang ini ada beberapa pilihan untuk lokasinya di wilayah pulau Posek ini yang terdiri dari 3 desa.Masing-masing desa memamerkan mana yang terbaik.Nanti akan kita kunjungi ke-3 lokasi teraebut.Dan dimana yang terbaik,nantinya akan kita putuskan.Mekanismenya tetap berada di bawah naungan Kecamatan induk dan pihak Tapem (Tata Pemerintahan).Yang jelasnya lokasi tersebut gampang di akses.Ada juga tawaran untuk daerah Posek,cuma sampai saat ini akses masuk nya terbatas,masih tergantung dengan pasang-surut.Jadi kalau untuk pusat Pemerintahannya,tidak ada kriterianya.Yang penting akses nya mudah.Kalau kita berbicara tentang kepadatan penduduk,akhirnya kemerataan pembangunan itu tidak ada.”Papar Riono.
Tidak masuk nya pulau Mas sebagai bagian dari pusat Pemerintahan mengingat sebagai daerah yang ramai dari daerah lainnya di pulau Posek tersebut,dikatakan oleh politisi dari partai Nasdem ini bahwa nama Pulau Mas tidak ada dalam Tata Pemerintahan Kabupaten Lingga.
” Dari 3 desa yang ada yakni desa Busung Panjang,desa Suak Buaya dan desa Posek adalah merupakan bagian dari desa Posek itu sendiri,sebelum adanya pemekaran.Bahkan justru yang hilang saat ini adalah Pulau Mas.Dalam Tata Pemerintahan,nama pulau Mas itu bahkan tidak muncul.Untuk hal ini nantinya kita juga akan carikan,supaya nama Pulau Mas itu ada nanti nya.Karena dalam keseharian nama Pulau Mas itu ada.Hari ini pulau Mas biarpun bukan dari Pusat Pemerintahan,tapi dia lah yang paling maju dan ramai dari pulau-pulau yang ada.”Tambah Riono.
Dari pantauan Selingga.com di lapangan,masing-masing desa berkeinginan agar pusat pemerintahan berada di desa mereka.Termasuk juga Baharudin,selaku Kades Busung Panjang yang mendampingi rombongan mengatakan kepada media ini,kalau di daerah nya sudah ada bangunan untuk penempatan kantor Kecamatan Kepulauan Posek.Dan tinggal ditempati saja.Namun diri nya tetap menyerahkan kepada pihak yang terkait dalam hal ini dan ikut mendukung dimana nanti nya yang akan dipilih sebagai pusat Pemerintahan.(Im).

banner 325x300
Baca juga :   Komisi III DPRD Lingga Hearing Masalah Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *