Pawai taaruf dijalanan Dabo Singkep

Lingga73 Views
banner 468x60

Selingga.com (08/05) Dabo.Jalannya Pawai Taaruf MTQ-7 tingkat Provinsi Kepri pada Selasa (08/05) tadi,mampu menyita perhatian masyarakat Dabo dan sekitarnya.Dengan jarak tempuh kurang lebih satu kilometer,barisan pawai taaruf dengan rute Taman Makam Pahlawan Dabo menuju destinasi akhir didepan Masjid Az-Zulfa Dabo Singkep,dipadati kerumunan masyarakat dikiri-kanan jalan.

Masing-masing Kabupaten/Kota ,mencoba menarik perhatian masyarakat yang ada dengan berbagai bentuk tampilan dan aksi sepanjang pawai.Dari barisan marching band,sampai pada barisan pengembira.

“Semarak bang.Pokok nya hari ini wajah kota Dabo Singkep khususnya dan Lingga umumnya,sedikit berubah dengan adanya kegiatan MTQ-7 tingkat Provinsi Kepri ini.Kita dapat lihat langsung dari jalannya pawai taruf tadi.Dan setidaknya masyarakat dapat manfaat langsung dari jalannya agenda MTQ-7 ini.Dengan menjadi tuan rumah,bagi masyarakat yang bedagang bisa mendapat imbas dengan adanya acara ini.” Kata Akhlil fikri,salah satu warga dengan semangat-45 nya masih tetap mengikuti jalannya pawai.

Akhlil fikri


Tidak hanya Akhlil,Agus Fati Wijaya,salah seorang PNS yang masih betah berada di pinggir badan jalan didepan Masjid AZ-Zulfa,mengatakan kalau perhelatan akbar tahun ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Kabupaten Lingga.


Agus Fati Wijaya

“Ya bang.Biarpun cahaya matahari sempat membuat basah baju saya,namun semangat untuk tetap berada di acara pawai taaruf ini,tetap masih ada bang.Dan kita berharap MTQ-7 ini dapat berjalan dengan baik .Disamping itu dengan perhelatan MTQ-7 ini,setidaknya Kabupaten Lingga bisa mendapatkan nilai positif selaku tuan rumah.Mungkin juga dengan kita sebagai tuan rumah,secara tidak langsung agenda MTQ-7 ini bisa menjadi ajang promosi Bunda Tanah Melayu kepada pihak luar.Tidak hanya dari segi budayanya saja,tetapi dari sektor parawisatannya.Apalagi kita memiliki beberapa keunggulan parawisata yang harus kita tonjolkan.Seperti Air Panas alami,yang mungkin saat ini,satu-satu nya yang ada di Kepri saat ini.” Kata Agus Fati Wijaya sambil mengelap keringat di kening nya.(Im).

banner 325x300
Baca juga :   "Museum dalam pameran Museum "

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *