Polres Lingga Gelar Gerakan Kurve Tempat Ibadah dan Goro Perbaiki Jembatan

Lingga237 Views
banner 468x60

Selingga.com (16/09) Dabo. Polres Lingga melaksanakan kegiatan Gerakan Kurve Tempat Ibadah Polres Lingga. Gerakan kurve sendiri merupakan gerakan kebersihan dengan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Dalam jalannya kegiatan kurve tempat ibadah yang di gelar pada Jumat (16/09) saat itu, Polres Lingga menurunkan personil mereka untuk ikut membersihkan lingkungan dalam dan luar Masjid Az-Zulfa dan Gereja GPDI yang berada di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Maksud dan tujuan dengan dilaksanakannya kegiatan Gerakan Kurve Tempat Ibadah Polres Lingga tersebut adalah agar selalu terjaga silaturahmi yang baik dengan masyarakat, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Hal tersebut juga bertujuan agar selalu terciptanya situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Lingga yang aman dan kondusif.

Polres Lingga Gelar Gerakan Kurve Tempat Ibadah dan Goro Perbaiki Jembatan. (Foto : istimewa)

Tidak hanya tempat ibadah, kebersamaan yang ada juga terlihat dengan digelarnya kegiatan gotong royong bersama warga dengan memperbaiki jembatan di Pasir Bulan yang menjadi penghubung Desa Kuala Raya dengan Desa Bakong di wilayah Kecamatan Singkep Barat.

Polres Lingga Gelar Gerakan Kurve Tempat Ibadah dan Goro Perbaiki Jembatan. (Foto : istimewa)

Dalam kegiatan gotong royong yang diikuti langsung oleh Kapolres Lingga, AKBP Fadli Agus bersama personil TNI-Polri dan warga setempat, juga merupakan salah satu bentuk kontribusi terwujudnya sinergitas TNI-Polri dan masyarakat demi terciptanya stabilitas Kamtibmas di wilayah itu. Disamping itu kegiatan bakti sosial tersebut juga untuk membangun publik trust terhadap Polri hingga terjalinnya hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

Polres Lingga Gelar Gerakan Kurve Tempat Ibadah dan Goro Perbaiki Jembatan. (Foto : istimewa)

Sementara itu, akses jembatan yang menghubungi 2 desa di wilayah Kecamatan Singkep Barat tersebut sangat berperan sekali dalam menunjang kelancaran aktivitas masyarakat sehari-harinya. Selain terkait dengan kegiatan ekonomi, keberadaan jembatan penghubung tersebut juga merupakan akses bagi tenaga pengajar dan kesehatan dalam menjalankan tugas mereka sehari-harinya. (Im).

banner 325x300
Baca juga :   Seratus lebih ormas,penuhi Hotel One Dabo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *