Di Resang, Akhirnya Titik Api Harus Mengakui Kekompakan 160 Orang

0
Personil gabungan yang terdiri dari Polres Lingga, Polsek Dabo Singkep, Koramil Dabo, Satpol PP Kabupaten Lingga, Anggota Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, dan pihakĀ  Kecamatan Singkep Selatan yang bergerak dengan segenap masyarakatnya meredakan titik api di desa Resang (foto: istimewa)

Selingga.com (10/10) Singkep Selatan. Setelah reda beberapa saat, titik api seakan mencoba menampakkan dirinya kembali. Kali ini wilayah Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga menjadi pilihan dari reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari tiga unsur itu. Namun, kali ini sepertinya titik api bakal menghadapi kekuatan penuh dari personil gabungan yang terdiri dari Polres Lingga, Polsek Dabo Singkep, Koramil Dabo, Satpol PP Kabupaten Lingga, Anggota Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, dan pihak Kecamatan Singkep Selatan yang bergerak dengan segenap masyarakatnya pada Selasa (10/10) sore.

Dapat dibayangkan, kalau dengan kekuatan yang penuh dengan kekompakan itu, diyakini titik api bakalan tidak dapat bertahan lama. Apalagi kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Dabo Singkep, IPTU Ahmad Wahyudi, S.H., M.H., bersama dengan Kabid Perda Satpol PP, Febrizal Taupik, Kadis DLH Kab.Lingga, Nirmansyah, S.Sos., Camat Singkep Selatan, M. Sabirin, S.IP, serta Danton Damkar Dabo, Dirgahayu Sentosa, sebelumnya telah melaksanakan apel konsolidasi dan dilanjutkan dengan bergotong royong untuk memadamkan titik api itu secara bersama.

Personil gabungan yang terdiri dari Polres Lingga, Polsek Dabo Singkep, Koramil Dabo, Satpol PP Kabupaten Lingga, Anggota Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, dan pihak Kecamatan Singkep Selatan yang bergerak dengan segenap masyarakatnya meredakan titik api di desa Resang (foto: istimewa)

Meski dalam rilis yang diterima oleh pihak media mengatakan kalau Kapolsek Dabo Singkep menuturkan, bahwa pada saat melaksanakan pemadaman titik api, tim gabungan yang ada mengaku kesulitan terhadap sumber mata air dikarenakan jarak tempuh, namun tetap tidak menyurutkan langkah pemadaman saat itu.

“Kita sudah berbuat maksimal, namun cara bertindak yang paling efektif untuk saat ini ialah dengan mengunakan mesin Robin yang dimiliki warga setempat dengan air seadanya yang berada di lokasi. Pemadaman ini dilakukan secara manual dengan batang pohon oleh tim gabungan,” kata Kapolsek Dabo.

Personil gabungan yang terdiri dari Polres Lingga, Polsek Dabo Singkep, Koramil Dabo, Satpol PP Kabupaten Lingga, Anggota Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, dan pihak Kecamatan Singkep Selatan yang bergerak dengan segenap masyarakatnya meredakan titik api di desa Resang (foto: istimewa)

Hasilnya, beberapa titik api pun “takluk”. Sedangkan sisanya masih terus dipantau. Adapun sarana dan prasarana yang digunakan dalam penanggulangan titik api tersebut, antara lain 1 (satu) unit Kendaraan Damkar Dabo Singkep, 1 (satu) unit Kendaraan Tanki Air BNPB, 3 (Tiga) unit Mesin Robin, 4 (empat) unit Selang Nozzle ukuran 2,5 inci milik Damkar Dabo Singkep, 4 (empat) unit Selang Nozzle ukuran 1,5 inci milik Damkar Dabo Singkep, serta 2 (dua) unit Nozzle fire milik Damkar Dabo Singkep.

Tidak hanya rincian perlengkapan yang ada, personil yang turun saat itu berjumlah sekitar 160 orang, luar biasa. (Im).

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.