Dinas Pendidikan Lingga Sosialisasi Tentang Pertanggung Jawaban BOS

Lingga50 Views
banner 468x60

Selingga.com (01/03) Dabo. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lingga meminta setiap sekolah lebih efektif dan tepat sasaran dalam penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hal tersebut dipertegas dalam sosialisasi Permendikbud No.16 Tahun 2017 tentang pertanggung jawaban BOS yang digelar di Gedung Lela Sangguna, Daik Lingga, Selasa (27/2).
Pantauan Haluan Kepri, seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kecamatan Lingga hadir dalam sosialisasi tersebut. Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Lingga, Zamruddin mengatakan sosialisasi tersebut perlu dilakukan mengingat realisasi penggunaan BOS harus efektif dalam penggunaannya.
Tujuannya agar setiap sekolah lebih mempertanggung jawabkan dana tersebut sesuai Juknis dan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKA-S) terkait penggunaannya. “Jangan ada lagi penyampaian SPJ ke Dinas Pendidikan yang terlambat. Apapun SPJ itu terkait dana BOS, kalau ada yang terlambat, akan kita blokir rekeningnya,” ucap dia, Selasa (27/2).
Zamruddin berharap setelah ini tidak ada lagi keterlambatan dan melenceng dari Juknis BOS. Kalaupun ada nantinya, ia meminta untuk segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti secara administrasi.
Di tempat yang sama, Kasi Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Lingga, Supardi lebih jauh memaparkan tujuan sosialisasi ini memang merupakan tanggung jawab dinas sebelum pengalokasian dana BOS diberikan untuk triwulan pertama tahun ini.
Dia menegaskan setiap sekolah harus bisa memenuhi kebutuhan buku untuk siswa. Dalam penggunaan dana BOS ada 11 item yang boleh dibelanjakan, salah satunya belanja buku.
“Sebelumnya dinas banyak mendapat laporan, karena ada sekolah yang melakukan penggunaan BOS tidak sesuai dengan prosedur. Di antaranya, siswa dibebankan untuk memfoto copykan buku pelajaran sendiri, itu tidak boleh,” tegas Supardi.
Untuk itu, segala kelemahan dari yang dulu dilakukan sekolah dapat lebih baik setelah memahami tujuan sosialisasi ini sebagai menajemen menggunakan dana BOS. “Sudah enam kecamatan kita lakukan. Kita target harus rampung untuk semua kecamatan tahun ini, mengingat triwulan pertama, tidak lama lagi segera direalisasikan,” terang Supardi.

banner 325x300
Baca juga :   Warga Sambut Baik Hasil DNA Mayat Di Hutan Pengambil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *