Kabut Asap, Nelayan Pesisir Kelaparan

Lingga144 Views
banner 468x60

Selingga.com – Kiriman asap yang sempat menjadi permasalahan nasional memang membuat banyak pihak di buat kesusahan.Tidak hanya di darat, dilaut pun cukup membuat sudah masyarakat nelayan. Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun tidak mampu berbuat banyak. Pihak Dinkes Lingga pun hanya mampu membagikan masker buat pengendara roda dua. Itu pun dengan jumlah yang terbatas. Memang bencana asap ini membuat semua pihak kerepotan.
Dilaut lebih parah lagi. Nelayan terancam kelaparan kalau kabut asap ini masih tetap belum hilang. Tentunya Hal itu bukan sesuatu yang berlebihan. Seperti penuturan nelayan Suak Buaya, Kecamatan Singkep Barat Abdul Majid kepada Selingga.com ketika ditemui di Dabo Jum’at (02/1) tadi.
” Memang bencana kabut asap ini luar biasa pengaruhnya bagi kami masyarakat nelayan pesisir ini.Betul-betul bisa di bilang krisis.Karena akibat kabut asap ini,kami nelayan tidak bisa melaut seperti biasa.Biasanya kami melaut di perairan Alang Tiga untuk memasang jaring tenggiri.Rata-rata kalau melaut,kami bisa bawa pulang hasilnya sekitar 20 kilo ikan campur. Jadi penghasilan yang di dapatkan sekitar Rp.200.000 per hari nya. Hal ini sudah berlangsung sejak sebelum hari raya qurban tadi. Lainlah kalau dengan nelayan besar. Mereka masih mampu ke laut karena memiliki alat bantu satelit seperti garmin (GPS).”Kata Abdul Majid atau sapaan akrabnya Pak Long.(Im)

banner 325x300
Baca juga :   Pemerintah Kabupaten Lingga Sambut Mahasiswa MBKM FPIK UNRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *