Nakhoda KMP Sembilang tidak tahu ada pungli kasur

Selingga.com (28/04) Dabo.Kasus Operasi Tangkap Tangan pada Kamis (20/04) lalu di atas Roro KMP Sembilang pada pukul 21.00 wib menjadikan Bahtiar berstatus kan sebagai tersangka.Dan seperti nya,nasib koki di KMP Sembilang ini bakal melaju terus ke meja Kejaksaan Lingga.
Namun sejauh ini,seperti nya Bahtiar harus melenggang sendiri.Hasil dari pemeriksaan,Nakhoda KMP Sembilang mengaku kalau diri nya tidak tau ada nya pungutan liar tersebut.
” Nakhoda kapal sudah diperiksa bersama Abk.Sejauh ini mereka tidak tahu adanya (pungutan liar-red).Pengakuannya (Nakhoda-red) tidak tahu ada pungutan disitu.Ini berdasarkan pengakuan dia (nakhoda-red).Nanti kita akan expos ke Kejaksaan.”Kata Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko kepada pihak media di Dabo pada Kamis (27/04) tadi.

Loket tiket Kapal RoRo
Loket tiket Kapal RoRo

Semenjak ada nya Operasi Tangkap Tangan terhadap personil KMP Sembilang beberapa hari yang lalu,kini penumpang kapal Ro-Ro yang ada,tidak lagi mendapatkan tikar atau kasur seperti sebelum nya.
” Tak ade lagi bang.Saye ade lah nanye.Orang tu jawab,”kami tak berani lagi.Takut nanti kena (Operasi Tangkap Tangan) seperti yang hari tu.Padahal kasur dan tikar itu kami beli dari hasil keuntungan jual pop mie same air”.Itu lah jawaban orang itu bang.Tapi jangan abang buat pulak name saye bang.”Kata salah seorang penumpang kapal Ro-Ro KMP Sembilang kepada Selingga.com ketika ditemui diatas kapal tersebut pada Jum’at (28/04) pagi tadi.
Memang dari pantauan yang ada,penumpang Ro-Ro dengan tujuan Jagoh-Batam malam itu,tidur tidak beralaskan tilam atau tikar seperti biasa nya.(Im).

Read Previous

Miskin personil,AKBP Ucok Lasdin tetap kerahkan Intel dan Polsek untuk jaga Ramadhan

Read Next

Dari kisah baju kaos,sampai diplomasi "meja kopi" ala Kapolres Ucok Lasdin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *