Sambut 1 Muharam 1441 H, Perjasirga Gelar Wayang Kulit

Lingga59 Views
banner 468x60

Selingga.com (02/09) Dabo. Zikir bersama dalam menyambut Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H, digelar oleh Persaudaraan Jawa Pesisir Lingga (Perjasirga) dengan menghadirkan Ketua MUI Kabupaten Lingga Ustad Badiul Hasani, pada Sabtu (31/08) malam lalu.
Jalannya majelis zikir bersama yang digelar di halaman Polindes Kote, Kecamatan Singkep Pesisir itu, dihadiri oleh sesepuh Jawa yaitu Kasat Binmas Polres Lingga AKP Supama, Kades Kote Rudi Harianto, Persaudaraan Jawa dari Dabo, Desa Berindat, Persing, Sedamai, Lanjut, Kote, Pelakak dan masyarakat setempat.

Sambut 1 Muharam 1441 H, Perjasirga Gelar Wayang Kulit. ( Foto : istimewa)

Dalam realease yang diterima oleh pihak media, Ustad Badiul Hasani dalam ceramahnya saat itu mengatakan, kalau sebagai Umat Islam harus memaknai Tahun Baru Islam dengan bermuasabah diri, santun, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Selain itu juga mengingatkan bahwa manusia diciptakan di dunia inu, yang paling utamanya adalah untuk menyembah Allah.
Persaudaraan Jawa Pesisir Lingga untuk Wilayah Pesisir baru dibentuk pada tahun 2019 tadi dan diresmikan di Tahun Baru Islam 1 Muharram, bersamaan dengan Tahun Baru Jawa 1 Suro. Bagi orang Jawa, tanggal 1 Suro itu adalah malam sakral dan suci. Peresmian itu sendiri ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh sesepuh Jawa, Bapak Supama dan diberikan kepada Ketua Persaudaraan Jawa Pesisir Lingga, Hery.
Ketua MUI Kabupaten Lingga ini juga menyampaikan dalam ceramahnya, bahwa nasi tumpeng memiliki filosofi sendiri. Tumpeng dinilai memiliki kaitan di dalam Islam. Tumpeng sendiri memiliki makna Yen Metu Kudu Mempeng, artinya ketika keluar harus bersungguh-sungguh, harus semangat. Tumpeng yang disajikan nasi kuning dengan bentuk mengerucut itu, menggambarkan gunungan dan kemakmuran. Sedangkan lauk pauk yang berjumlah 7 macam itu, angka 7 dalam bahasa Jawa berarti pitu, angka pitu ini artinya pitulungan (pertolongan). Kemudian setiap lauk memiliki artinya, bagi kehidupan manusia.
Sambut 1 Muharam 1441 H, Perjasirga Gelar Wayang Kulit. ( Foto : istimewa)

Persaudaraan Jawa Pesisir Lingga inu juga menggelar kesenian, berupa musik gamelan dengan lagu-lagu khas campur sari serta mengadakan nonton bareng Wayang Kulit semalam suntuk.
“Tujuan didirikan Persaudaraan Jawa Pesisir Lingga adalah untuk menjalin tali silaturahmi dan peduli terhadap suku Jawa di Pesisir. Disamping itu juga untuk menumbuhkan semangat gotong royong yang merupakan warisan nenek moyang serta mensejahterakan bagi para anggotanya,” kata Hery.(Im).

banner 325x300
Baca juga :   Selangkah lagi buat Kecamatan "Katang Bidare"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *