Herza,Ketua "Cari Pasar Lagi",kurang nya lapangan pekerjaan jangan salah kan siapa-siapa

Selingga.com (05/02) Dabo.Entah apa yang ada dibenak Herza Suherman sebelumnya.Yang jelas minim nya lapangan pekerjaan saat ini,seakan mengusik lulusan Sarjana Hukum tersebut untuk mengajak para pemuda melalui wadah “Cari Pasar Lagi” dalam merambah dunia usaha dan menampilkan hasil karya para pemuda yang ada.
” Kegiatan “Cari Pasar Lagi” ini merupakan ajang atau wadah untuk putra-putri Lingga,khususnya Dabo Singkep yang ingin berkarya atau ingin belajar menjadi wirausaha.Atau juga yang ingin menunjukkan hasil-hasil karyanya disini untuk bersama-sama mempromosikan dan saling dipromosikan,membangun dan dibangun.Dari pada kita disibukkan hanya memikirkan satu pekerjaan atau keinginan untuk menjadi pegawai negeri atau bekerja di kantoran.Tujuan besar nya dari acara ini adalah menumbuhkan minat usaha para generasi muda di Kabupaten Lingga,khusus nya Dabo Singkep.Kita mulai dari hal kecil untuk melakukan suatu perubahan yang besar.”Kata Ketua CPL ini kepada Selingga.com di lokasi stand “Cari Pasar Lagi” pada Minggu (05/02) tadi.

Stand yang ada di CPL
Stand yang ada di CPL

Lelaki berperawakan agak tegap ini juga menambahkan kalau masalah kurang nya lapangan pekerjaan,hendak nya tidak menyalahkan pemerintah yang ada.
” Pada hakekat nya,ruang lingkup pekerjaan itu sangat lah luas.Berwira usaha merupakan lapangan pekerjaan juga.Bahkan kita sendiri bisa membuka lapangan pekerjaan,tanpa harus menunggu,menunggu dan menunggu.Apalagi saling menyalahkan pemerintah,menyalahkan ini,menyalahkan itu.Sekarang bukan saat nya untuk saling menyalahkan.Sekarang saat nya kita berbuat dan saling membangun.Kalau saya boleh kutip sedikit dari kata-kata Bapak Ridwan Kamil,”jadilah pemuda pencari solusi,bukan pencaci maki”.Maka nya kami disini bersama teman-teman,berusaha untuk mencari soluso atas keadaan perekonomian yang sulit sekarang ini.Bukan harus mencaci-maki,atau menyalahkan siapa pun,termasuk Pemerintah dan siapa pun.”Papar Herza.
Stand yang ada di CPL
Stand yang ada di CPL

Tidak hanya sampai disitu,Herza juga menambahkan kalau pihak mereka berusaha keluar dari “zona nyaman keterbatasan” dengan mengandalkan tekad berupa kemauan untuk berkembang.
” Kami berusaha keluar dari ” Zona Nyaman Keterbatasan”.Dalam artian,nyaman atas kurangnya dana,nyaman atas kurangnya waktu,nyaman atas kurang nya kemampuan”.Mungkin 3 hal tadi,kami tidak memiliki nya.Tetapi kami memiliki kemauan untuk berkembang dan maju bersama-sama.”Kata Herza dengan pemaparan yang penuh semangat,sambil sesekali mengunyah kue dari stand kuliner yang ada.
Stand yang ada di CPL
Stand yang ada di CPL

Biar pun kurang gencarnya promosi,kegiatan “Cari Pasar Lagi” yang diisi juga dengan hiburan musik ini,cukup direspon oleh masyarakat yang ada.
” Untuk hiburan dari pihak panitia sendiri.Sejauh ini produk-produk dari stand-stand “Cari Pasar Lagi” ini,sudah terisi.Alhamdulillah,respon dari masyarakat sejah ini sangat positif.Termasuk dari pihak Pemerintah sendiri melalui Disperindag nya,sangat positif.Termasuk juga dari tokoh-tokoh masyarakat saat opening tadi.Dan kegiatan ini juga di bantu oleh pihak Polres Lingga berupa pemberian sembako sebanyak 40 bungkus untuk warga yang kurang mampu pada saat opening hari Jum’at (03/02) lalu.Kata Herza.
Stand yang ada di CPL
Stand yang ada di CPL

Tidak hanya Herza,Koordinator Divisi Acara “Cari Pasar Lagi” Wendi,mengatakan kalau pihak nya berharap produk-produk lokal yang diciptakan para pemuda tersebut,bisa diterima oleh pasar luar Lingga.
” Mudah-mudahan dari awal ini,kedepannya kita bisa mencitakan produk-produk lokal atau produk yang dibuat oleh anak-anak lokal,bisa dipasarkan keluar dan dapat diterima oleh pasar luar.Ini juga sebagai wadah bagi kawan-kawan yang sudah selesai sekolah atau mungkin ada yang tidak melanjutkan lagi,kita bisa gabung disini untuk menciptakan sesuatu,dan mendapat income.Punya penghasilan lah,biarpun kecil.Tetapi kalau kita giat,mudah-mudahan akan jadi besar.”Kata Wendi yang berharap kegiatan “Cari Pasar Lagi” ini bisa tetap diadakan tiap tahun nya dan terciptanya produk-produk yang lebih dari saat ini.
Musik Akustik di CPL
Musik Akustik di CPL

Biar pun finansial merupakan salah satu kendala yang ada,pemilik Distro baju merk “AOG” dan cafe “Waroeng Rakyat” ini mengatakan kalau semangat lah yang membuat mereka tetap melaju.
Herza (kiri) ketua panitia CPL bersama Wendi (kanan) Koordinator Divisi Acara
Herza (kiri) ketua panitia CPL bersama Wendi (kanan) Koordinator Divisi Acara

” Kalau kendala sudah pasti kita temukan.Untuk kendala biasanya menyangkut masalah finansial.Tetapi itu bukan sebagai ukuran sesuatu untuk membuat acara atau even.Pada dasar nya adalah semangat.Kalau semangat dan niat sudah kuat,apa pun itu,pasti (kita-red) hajar (maju-red) terus.Sampai saat ini produk yang kita tampilkan masih berupa limbah-limbah kayu.Kemudian ada stand-stand yang mendukung seperti limbah dari bank sampah,sanggar seni,kuliner.Untuk kuliner ini,kedepannya kita akan angkat kuliner-kuliner lama sebagai kuliner khas Dabo untuk dipromosikan.”Cari Pasar Lagi” membuka lebar-lebar bagi siapa pun yang ingin bergabung di dalam manajemen CPL.Kita tidak pilih kasih,pokoknya siapa yang mau bergabung atau mau membuat karya,ada niat ingin maju,kita duduk bersama di dalam wadah CPL.” Papar Wendi.(Im).

Read Previous

Orang Malaysia minta pinang berton-ton,Bu Ida nyerah

Read Next

Apel rutin,Awe singgung tes kesehatan,adipura sampai festival dunia Melayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *