Terkait musrenbang,Plt Sekda Lingga, "Kenapa terjadi pesimisme ini ?"

Selingga.com (12/02) Dabo.Meski sejauh ini nada sumbang mungkin selalu mengiringi setiap kegiatan yang bernama “Musrembang”,namun kegiatan yang dapat dikategorikan “Wajib” untuk diikuti ini,setidaknya tetap berjalan dengan menampung setiap usulan ditingkat nya masing-masing.
Untuk itu juga pada Musrembang tingkat Kecamatan Singkep yang dilaksanakan di Gedung Sanggar Praja Dabo Singkep pada Senin (12/02) tadi,Camat Singkep Julita dalam penyampaiannya tetap berharap usulan yang ada nanti nya bisa terealisasi pada tahun 2019 mendatang.
” Meskipun semua usulan yang disampaikan oleh Kecamatan Singkep tidak terealisasi semuanya pada tahun 2017,untuk itu juga kami berharap usulan yang disampaikan ini dapat terealisasi pada tahun 2019 melalui OPD terkait.Ini mengingat Kecamatan singkep memiliki 3 Kelurahan dan jumlah penduduknya sangat banyak.Namun dari segi pembangunan,masih minim.Apalagi anggaran Kelurahan berada di Kecamatan Singkep.”Kata Julita.

Camat Singkep, Julita

Sebagai tambahan,Camat Singkep ini juga mengatakan kalau program kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya,dapat menjadi bahan evaluasi untuk tahun sekarang.
” Oleh karena itu,program kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2017,tentunya menjadi bahan utama evaluasi dalam perencanaan pembangunan di tahun 2018 ini.Karena masih ada pada tahun 2017 lalu yang harus dilaksanakan untuk menjawab aspirasi masyarakat Singkep.Baik itu dibidang infrastruktur,pendidikan,kesehatan,perikanan,pertanian,paternakan maupun dibidang kesejahteraan rakyat.”Papar Camat Julita dihadapan yang hadir.
Sementara itu Arif yang mewakili dari pihak Bappeda Kabupaten Lingga menyampaikan kalau pihaknya berharap semua usulan yang ada,sudah terseleksi sebelumnya.
” Harapan kami sebenarnya,kita dalam musrembang ini,sudah terseleksi semua usulannya.Karena tahapan ini sudah ada di aturan-aturannya.Jadi ketika masuk di musrembang tingkat Kecamatan,semua ini sudah dapat menjadi usulan yang memang terseleksi dari tingkat bawah.”Kata Arif.
Arif yang mewakili dari pihak Bappeda Kabupaten Lingga

Ketua DPRD Kabupaten Lingga Riono yang hadir saat itu pun,mengatakan kalau usulan yang ada,tidak hanya sekedar usulan saja.
” Saya mengingatkan bahwa ada rambu-rambu,ada kaedah-kaedah,norma-norma yang mesti diikuti.Bukan sekedar usulan dan saran-saran yang diharapkan dari desa maupun yang dari RT,RW,Dusun dan Kelurahan.”Kata Rio.
Politisi Partai Nasdem ini juga menekankan,kalau usulan yang ada,hendaknya berpedoman kepada visi misi Kepala Daerah.
Ketua DPRD Lingga, Riono

” Semua ingin usulan proyek pembangunan.Sesuai yang telah disampaikan Ibu Camat tadi,bahwa usulan pembangunan yang harus disampaikan dalam rangka menyusun RPJMD ini,semata-mata mesti berpedoman kepada misi visi Kepala Daerah yang diterjemahkan kedalam RPJM.”Kata Rio.
Terakhirnya,Plt Sekda Lingga Drs.Junaidi Adjam yang mewakili pihak Pemkab Lingga memaklumi kalau masih banyak yang pesimis terhadap kegiaan musrembang yang ada selama ini.
” Ini wajib kita lakukan.Biarpun mungkin setiap kali musrembang,itu tidak sedikit terjadi pesimisme di kalangan.Terutama ditingkat Desa dan Kelurahan.Kenapa terjadi pesisme ini ? Banyak yang tidak terakomodir pembangunan-pembangunan,terutama fisik di dalam struktur APBD kita.Ini memang terjadi diakibatkan karena kemampuan APBD kita yang belum sampai dapat masuk ke ranah yang lebih kecil,terutama di tingkat pedesaan.”Kata Junaidi.
Masih kata Junaidi,Plt Sekda Lingga ini melanjutkan penyampaiannya kalau ada perubahan pada struktur APBD yang ada.
Plt.Sekda Lingga, Junaidi Adjam

” Karena itu,di struktur APBD kita di tahun ini sesuai arahan Bapak Bupati,ada perubahan dari struktur anggaran.Untuk tahun 2019 yang akan datang,musrembang tingkat desa itu hanya membahas tentang persoalan-persoalan DD dan ADD.Ini di fokuskan terhadap pembahasan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa.Dan disana berbicara tentang infrastruktur musrembang di tingkat desa.Di tingkat Kecamatan inilah baru dibahas tentang pembangunan fisik dan infrastruktur.Dan itu pun,pembangunan fisik dan infrastruktur nya pun lebih difokuskan kepaa program visi misi Bupati.”Papar Junaidi Adjam.(Im).

Read Previous

Gratiskan 8 siswa nya,Muchtisar mesti kumpulkan SPP untuk bayar honor guru SMK Mahardika

Read Next

Sekolah swasta di bunuh pelan-pelan,Muchtisar pun bertegang urat leher

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *