"Kambing Buat Masalah"

Singkep101 Views
banner 468x60

Selingga.com (18/04) Dabo.Jalan raya di Dabo Singkep ini berdaya fungsi ganda. Tidak hanya dimonopoli oleh pengguna kendaraan bermotor atau masyarakat yang melintasi nya dengan berjalan kaki saja,hewan ternak sejenis kambing pun memanpaatkan fasilitas umum tersebut buat mencari makanan sehari-hari nya.
Jadi jangan heran kalau pendatang dari luar Dabo sering menjumpai pemandangan unik ini.Empat sampai lima ekor,atau lebih,kambing-kambing ini akan berkeliaran secara berkelompok menyusuri jalan-jalan yang ada untuk mencari sesuatu yang bisa dijadikan penganjal perut bagi hewan bertanduk melengkung ini sebelum sampai waktu nya untuk di jagal pada Idul Adha atau acara qiqah.
Unik nya,menurut info yang di dengar,hewan ternak yang sering di panggil “kambing” ini,menjelang waktu magrib akan kembali ke pemilik nya dan menempati kandang yang ada.Besok nya kembali lagi begerilya ke jalan.
Hewan yang sering dibuat sate ini,selain memakan sisa-sisa makanan yang ada di sepanjang jalan,tidak sedikit juga melahap bunga-bunga dalam jambangan di rumah-rumah warga.Tentu nya kaum ibu-ibu yang mati-matian memupuk dan menyirami tanaman mereka akan menjadi jengkel,marah dan kesal.Seperti juga yang disampaikan oleh Marlina,warga Dabo yang bermastautin di belakang Bank Riau pada Senin (18/04) tadi harus mengikhlaskan jambangan bunga nya buat jadi santapan empat ekor kambing yang tanpa di ketahui identitas kepemilikan nya.
” Iya bang,saya tidak sadar ketika sekitar 4 ekor kambing masuk ke perkarangan rumah saya.Tau-tau nya jambang bunga kesayangan saya ludes dimakan sama hewan bertanduk melengkung itu.Kalau di ikut marah saat itu,tak tahu lagi lah bang,seperti apa marah nya saya.Sangking kesal nya,saya sampai tadi (18/04) menelepon suami,hanya untuk menyampaikan ini.Betul-betul kesal dan marah saya bang.Kenapa kok bisa kambing-kambing itu berkeliaran secara berombongan seperti itu.”Kata Marlina,masih dengan wajah yang masih mengekspresikan kemarahan dan kekesalan.

Nurjali
Nurjali

Lain Marlina,lain lagi hal nya dengan Nurjali.Wartawan “Batam Today” Biro Lingga ini ketika ditemui di hari yang sama di Dabo,memandang masalah berkeliarnya kambing-kambing itu perlu diperhatikan betul-betul.Karena keberadaannya di jalan raya ditakutkan dapat merugikan pengendara kendaraan yang melintas di ruang jalan yang sama.
” Kalau kita lihat,kesannya sepele saja.Hanya masalah kambing.Tetapi ketika hewan ternak yang bernama kambing ini sehari-hari nya berkeliaran di jalan umum,ini masalah nya menjadi lain lagi.Bukan hanya masalah kambingnya saja nanti nya.Andai kata kalau boleh kita berandai-andai,keberadaan kambing-kambing itu mengakibatkan kecelakaan atau semacam nya,bagai mana.?Siapa yang akan kita salahkan.Tidak mungkin mau menyalahkan kambing.Dan tidak enak juga memvonis orang yang melanggar kambing yang salah.Ujung-ujung nya tentu harus mencari tuan yang punya kambing.Kan jadi rumit cerita nya,jadi panjang.”Kata Nurjali mengomentari masalah kambing ini.”(Im).

banner 325x300
Baca juga :   Tambunan, "Jangan Paksa Pungut Parkir Bagi Masyarakat Yang Tidak Mampu"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *